Ole Manajer yang Dibutuhkan Man Utd Untuk Membangun Skuad, Tapi Bukan Untuk Memenangkan Gelar

Sebenarnya, Ole Gunnar Solskjaer telah melakukan pekerjaannya di Old Trafford dengan baik. Dia mengembalikan Manchester United ke jalur yang benar, setelah mereka sempat tersesat sejak pensiunnya Alex Ferguson pda 2013.

Memang Louis van Gaal memenangkan Piala FA bagi Manchester United, tapi taktik permainannya sangat membosankan dan para pemain yang dibawanya benar-benar tidak sesuai dengan filosofi klub, yang akhirnya mereka kemudian dibuang oleh para manajer penerusnya.

Advertisement
QQCepat
QQCepat
Totobet
Totobet
978Bet
978Bet

Kedatangan Jose Mourinho telah luar biasa membawa tim memenangkan Piala Liga, Liga Europa, Community Shield, dan finish di urutan kedua Premier League, tapi temperamennya banyak merusak suasana ruang ganti. Bahkan dia tetap melakukan hal yang sama di timnya saat ini, AS Roma. Taktiknya yang pragmatis juga tak sesuai dengan filosofi klub.

Jadi itulah akhirnya yang menjadi alasan Manchester United membawa sosok yang lebih dingin, lebih tenang, dan lebih mudah tersenyum. Ole Gunnar Solskjaer akhirnya didatangkan untuk mengembalikan DNA klub.

Investasinya bagus dan berhasil, tidak diragukan lagi. Taktisi Norwegia membawa para pemain yang sesuai dengan DNA klub, membawa sepak bola yang menghibur, dan membentuk tim dengan rencana jangka panjang. Sayangnya satu kekurangannya, dia tidak bisa membawa timnya melampaui batas.

Ole Manajer yang Dibutuhkan Man Utd Untuk Membangun Skuad, Tapi Bukan Untuk Memenangkan Gelar

Sejak Desember 2018 di klub, Ole Gunnar Solskjaer kalah di empat semifinal, kalah di satu final, dan gagal mempersembahkan satu pun trofi bagi Manchester United. Dia seperti selalu mempertahankan siklus yang sama yang membuat fans depresi.

Timnya bermain bagus, kemudian tampil buruk, ditekan isu pemecatan, Manchester United tampil bagus lagi, tapi hanya untuk kembali bermain buruk di momen menentukan, akhirnya isu pemecatan mengemuka lagi, begitu seterusnya. Sudah seperti lingkaran setan.

Ketika Manchester City semakin baik bersama Pep Guardiola, Liverpool semakin luar biasa dengan Jurgen Klopp, dan Chelsea semakin kuat sejak kedatangan Thomas Tuchel, Manchester United justru masih berjalan di tempat.

Intinya adalah bahwa Manchester United telah sampai pada posisi di mana mereka memiliki tim untuk memenangkan gelar, terima kasih kepada Ole Gunnar Solskjaer yang sudah membentuknya. Tapi sekarang mereka membutuhkan pelatih yang mampu mendorong mereka untuk melewati batas.

Ketika datang momen-momen besar, dibutuhkan keputusan besar, rencana taktis yang tepat, dan untuk melakukannya, ada banyak manajer di luar sana yang lebih baik daripada taktisi Norwegia. Ole Gunnar Solskjaer bukan pelatih yang buruk, hanya saja Manchester United butuh juru taktik yang lebih baik.

Ole Gunnar Solskjaer tidak bisa membawa skuadnya ke langkah berikutnya, meski dia memiliki sekelompok individu dengan kualitas yang cukup baik untuk memenangkan gelar. Mengubah manajer tidak harus mengganti rencana mereka, hanya Manchester United perlu menemukan pelatih yang tepat untuk melanjutkan pekerjaan bos Norwegia itu.

AHABET
AHABET
HKINDO
HKINDO