Olivier Giroud Pasrah Jika Nantinya Diusir Chelsea

Olivier Giroud Pasrah Jika Nantinya Diusir Chelsea

Gilabola.com – Olivier Giroud pasrah jika nantinya diusir Chelsea saat bursa transfer dibuka. Pemain klub Liga Inggris itu ini menikmati waktu tersisa.

Olivier Giroud dilaporkan Mirror mengaku jika dirinya mungkin tak akan menjadi pemain Chelsea lagi di jendela transfer Januari. Meski tidak ada yang menyampaikan kemungkinan itu terjadi atau tidak, namun dirinya sudah mempersiapkan diri untuk kemungkinan terburuknya.

Selagi klub bersiap untuk laga selanjutnya, Giroud telah mencetak 2 gol untuk Timnas Perancis dalam kualifikasi Euro 2020. Meski masih tajam di Timnas, namun dirinya kesulitan dapat kesempatan tim utama The Blues.

Kondisi Giroud semakin sulit setelah Tammy Abraham memiliki awal musim Premier League yang sangat baik. Striker Inggris Abraham telah mencetak 8 gol dalam penampilan untuk The Blues musim ini, saat Giroud kurang menghasilkan banyak gol untuk skuad Frank Lampard.

Advertisement
advertisement
advertisement
Ratu Casino 77
Ratu Casino 77

Setelah mencetak gol di laga Timnas Perancis skor 1-1 lawan Turki, Giroud bersumpah untuk terus berjuang mendapatkan tempat di tim utama The Blues. Meski masih akan berjuang, namun dirinya punya firasat tidak akan dipertahankan klub di bulan Januari mendatang.

Olivier Giroud siap tinggalkan Chelsea seperti saat tinggalkan Arsenal

“Saya akan berjuang untuk mendapatkan tempat saya di tim utama,” ujar Giroud kepada Goal. “Pelatih sudah mengetahui tekad saya. Dan kami akan membuat keputusan (statusnya) pada bulan Januari mendatang.”

“Apakah saya ingin meninggalkan klub di bursa transfer Januari? Belum tentu juga sih. Tapi jika saya harus membuat pilihan… Saya masih punya beberapa tahun yang indah di hadapan saya. Saya toh masih berusia 33 tahun, saya masih memiliki sepasang kaki dan gaya hidup sehat yang baik dan saya merasa fit juga secara lahirian.”

Olivier Giroud berseragam The Blues dari Arsenal pada Januari 2018 dahulu kala, dan berkata bahwa ia tidak akan takut untuk pindah lagi jika tidak diinginkan. Meski ingin bertahan, namun dirinya tetap saja pasrah pada keputusan klub.

“Saya masih ingin bersenang-senang lebih lama lagi dan ingin bermain lebih banyak pertandingan. The Blues adalah prioritas saya saat ini, tetapi jika pada akhirnya saya dipaksa untuk membuat pilihan sulit, saya akan melakukannya seperti saat pergi meninggalkan Arsenal dulu. Aku rapopo,” pungkasnya.