Gilabola.com – Chelsea kembali menunjukkan dominasi mereka atas Tottenham Hotspur dalam laga panas bertajuk Derby London yang digelar di Stamford Bridge pada Jumat (4/4) dini hari WIB.
Laga yang berlangsung pada Kamis malam itu berakhir dengan skor tipis 1-0 untuk keunggulan The Blues, berkat kombinasi ciamik antara Cole Palmer dan Enzo Fernandez.
Pelatih Chelsea, Enzo Maresca, merasa puas dengan kontribusi besar dari kedua pemain kunci tersebut. Palmer, yang baru saja kembali ke tim setelah absen dalam laga melawan Arsenal sebelum jeda internasional, langsung tampil menonjol.
Sang playmaker menyuguhkan assist akurat yang disambut dengan sundulan tajam oleh Fernandez, menghasilkan satu-satunya gol dalam pertandingan yang penuh tensi.
Maresca menyampaikan bahwa assist yang diberikan oleh Palmer untuk gol Fernandez merupakan momen kelas atas. Menurutnya, Fernandez juga berada di posisi yang tepat untuk menuntaskan peluang tersebut, dan itu membuatnya sangat puas dengan penampilan keduanya.
Dia juga mengungkapkan bahwa performa Palmer malam itu sebenarnya tidak jauh berbeda dari penampilan-penampilan sebelumnya. Hanya saja, karena Palmer adalah pemain top dan mungkin menjadi yang terbaik di skuad saat ini, maka ketika dia tidak mencetak gol atau assist, hal itu langsung menjadi berita.
Namun, Maresca menegaskan bahwa tim tidak boleh terlalu bergantung pada Palmer untuk selalu mencetak atau membuat assist di setiap pertandingan. Baginya, itu bukan sesuatu yang realistis dalam sepak bola.
Performa Positif Tim
Secara keseluruhan, Maresca menilai bahwa performa tim malam itu sangat positif. Bahkan ketika Chelsea harus meninggalkan gaya main mereka yang biasa berbasis penguasaan bola dan bertahan habis-habisan selama 12 menit waktu tambahan, pelatih asal Italia itu merasa pengalaman seperti itu akan membuat tim semakin kuat secara mental.
Dia mengungkapkan bahwa kemenangan atas Tottenham Hotspur malam itu sangat penting, bukan hanya karena hasilnya, tetapi juga karena cara mereka bermain.
Meski sejak awal musim mereka tidak terbiasa bermain bertahan seperti di menit-menit akhir laga itu, Maresca menilai bahwa untuk menjadi tim yang solid, skuadnya juga harus bisa menang dengan cara yang tidak selalu “cantik”.
Maresca juga menyinggung soal keputusannya yang sempat hampir jadi bumerang. Ia mengaku melakukan pergantian pemain sebelum melihat bahwa wasit memberikan 12 menit waktu tambahan.
Setelah melihat waktu tambahan itu, dia menyadari bahwa pergantian tersebut mungkin terlalu cepat. Meski demikian, dia bersyukur timnya tetap berhasil mempertahankan keunggulan.
Tak lupa, Maresca memberikan apresiasi khusus kepada para suporter Chelsea yang memenuhi Stamford Bridge. Dia menyebut suasana di stadion malam itu sebagai yang terbaik sejak awal musim. Dari pinggir lapangan, ia merasa bahwa dukungan dari tribun begitu kuat, dan itu memberikan energi tambahan bagi para pemain.
Pelatih berkepala plontos itu menyebut bahwa dengan atmosfer seperti itu, Chelsea bisa meraih hal-hal besar. Dia pun berharap agar para penggemar tetap menjaga semangat tersebut hingga akhir musim karena hal itu sangat berarti bagi tim secara keseluruhan.