Panik Nggak, Panik Nggak? Panik Lah! Sisa 5 Pekan, Liverpool Siap-Siap ke Liga Malam Jumat

Gila Bola – Sisa lima pekan lagi Premier League musim 2020/2021 berakhir, namun Liverpool justru makin ngelawak saja dengan performa mereka yang inkonsisten terus berlanjut di fase-fase krusial akhir musim ini.

Untuk kedua kalinya secara beruntun, juara bertahan Liverpool gagal menang meski memiliki keunggulan lebih dulu, dan harus puas dengan hasil imbang usai kebobolan di menit-menit akhir di kedua pertandingan tersebut.

Pada Selasa (20/4) WIB, The Reds yang unggul sejak menit ke-31 melalui gol Sadio Mane akhirnya harus puas dengan hasil imbang 1-1 di Elland Road usai Leeds mencetak gol penyeimbang tiga menit jelang bubaran melalui bek tengah mereka, Diego Llorente.

Advertisement
QQCepat
QQCepat
TOTOBET
TOTOBET

Kini kesalahan serupa terulang di Anfield pada Sabtu (24/4) WIB saat keunggulan cepat menit ketiga melalui Mohamed Salah harus buyar di menit ke-95 melalui gol Joe Willock, padahal tuan rumah sempat tertolong oleh dianulirnya gol Callum Wilson hanya beberapa menit sebelumnya.

Gol itu merupakan gol tandang pertama Joe Willock bagi Newcastle United di Premier League, dengan gol-golnya selalu krusial bagi timnya, termasuk gol pembuka vs Southampton, penyeimbang vs Spurs, gol kemenangan vs West Ham, dan kini penyeimbang vs Liverpool.

Kini dengan hanya lima pekan tersisa, Jurgen Klopp sudah selayaknya panik dengan performa timnya (menang sekali dari lima laga terakhir di semua kompetisi) yang bisa berbayar mahal dengan hilangnya tiket Liga Champions mereka, mengingat Chelsea ataupun West Ham bisa mengungguli juara bertahan menjadi empat poin di empat besar jika salah satu dari keduanya menang di derby London.

Selain itu lima laga tersisa Liverpool juga tak benar-benar mudah. Setelah ini mereka akan menghadapi laga berat melawan runner up liga Manchester United (A) sebelum secara beruntun menghadapi Southampton (H), West Brom (A), Burnley (A), dan Crystal Palace (H).

Panik nggak, panik nggak? Ya panik lah! Terlihat jelas dari raut wajah Jurgen Klopp ketika Newcastle United mencetak gol penyeimbang, kini target realistis Liverpool untuk mengamankan empat besar tampak makin berat dan bisa berakhir ke kompetisi Liga Europa musim depan.