Para Pemain Arsenal Ditantang Berani Lawan Unai Emery

Para Pemain Arsenal Ditantang Berani Lawan Unai Emery

Gilabola.com – Para pemain Arsenal ditantang berani lawan Unai Emery. Klub Liga Inggris itu dikritik oleh mantan pemain mereka, Lee Dixon.

Pahlawan The Gunners Lee Dixon dilaporkan Tribal Football telah mengatakan jika para pemain Arsenal harus mulai menantang Unai Emery. Metode kepelatihan sang manajer harus mereka cecar dan minta dirubah jika masih ingin terus naik demi target finish empat besar musim ini.

The Gunners mati-matian berjuang di bawah polesan sang pelatih Spanyol musim ini. Mereka duduk mengejutkan 17 poin di belakang pemimpin Premier League Liverpool setelah hanya 12 kali pertandingan mereka tuntaskan.

Dixon mengatakan pada acara The Season so far: “Dari mendapatkan satu tembakan di salah satu ujungnya untuk mendapatkan tendangan penalti di ujung lain dalam kurun 20 detik. Hal itu tidak boleh terjadi, yang seharusnya berhenti sampai di sini.”

Advertisement
advertisement
advertisement
Ratu Casino 77
Ratu Casino 77

“Sekarang pertandingan itu adalah dengan melawan Watford, saya bisa mengalahkan Aston Villa di kandang, saya bisa saja mengalahkan Liverpool ketika dia malah memainkan tim di lini tengah yang sempit dan membiarkan para pemain Liverpool jadi bebas menguasai jalannya pertandingan.”

Arsenal harus kompak minta pergantian taktik

“Saya bisa memilih sejumlah pertandingan dan melakukan analisa yang sama dan melakukan perbaikan dan menerapkannya ke lapangan saat bertanding,” lanjutnya lagi.

“Hal ini terjadi lagi setiap minggunya, yang harus segera berhenti dan para pemain juga harus berani bilang ‘Kami tidak tahu apa yang Anda lakukan wahai pak pelatih, Bisakah kita mengubahnya sekarang? Bisakah kita mengubah sesuatunya sekarang?’.”

“Tapi sama sekali tidak ada kepemimpinan dalam tim itu, tidak ada Patrick Vieira untuk dengan berani bilang ‘Bos bisa tidak kita mengubah sistemnya atau sesuatu dirubah gitu?’. Unai bagaikan memainkan drum tentang bagaimana dia ingin para pemain bermain sesuai keinginan dirinya dan para pemain malah tidak bisa melakukannya (karena tidak mengerti).”