Para Pemain Minta Neil Warnock Bertahan Walau Cardiff Terdegradasi

Para Pemain Minta Neil Warnock Bertahan Walau Cardif Terdegradasi

Gilabola.com – Para pemain Cardiff City meminta pelatih mereka, Neil Warnock, untuk bertahan walau the Bluebirds terdegradasi ke Championship.

Neil Warnock sempat menyatakan akan pensiun sebagai pelatih setelah pemain Nantes yang direkrutnya, Emiliano Sala, tewas dalam kecelakaan pesawat di Selat Inggris. Kini, nasib Warnock makin tak jelas setelah Cardiff City terdegradasi walau ia masih punya kontrak satu tahun lagi.

Pelatih 70 tahun itu dikabarkan sudah lakukan pembicaraan dengan pemilik Cardiff City asal Malaysia, Vincent Tan, beberapa hari setelah Cardiff kalah 2-3 dari Crystal Palace dan dipastikan kembali ke Championship. Padahal, musim ini menjadi musim perdana Cardiff bermain di Liga Premier sejak 2013/14 silam.

Musim depan, untuk pertama kalinya dalam delapan tahun terakhir, tak akan ada klub asal Wales yang berlaga di Liga Premier. Pasalnya, selain Cardiff yang terdegradasi, Swansea City juga gagal mencapai babak play-off.

Bisa Langsung Promosi

Advertisement
advertisement
advertisement
DepoToto
DepoToto

Namun, para pemain Cardiff bertekad untuk mengejar promosi ketiga mereka dalam delapan musim tersebut. Menurut penjaga gawang asal Filipina, Neil Etheridge, dan winger Cardiff, Nathanial Mendez-Laing, mereka percaya Cardiff bisa langsung dapatkan promosi mereka pada akhir musim depan, asalkan mereka tetap bersama Warnock.

“Sangat penting artinya jika dia tetap bersama kami,” tandas Mendez-Laing yang jadi pemain pertama yang didatangkan Warnock dengan status bebas transfer dari klub Rochdale.

Dia bisa membawa semua orang di klub ini kompak dan padu, dia punya hubungan yang baik dengan para pemain dan dia sudah memenangkan delapan promosi. Dia tahu¬†Championship lebih baik dibandingkan pelatih lain. Jika dia bertahan, saya pikir kami bisa langsung dapatkan promosi kembali ke Liga Premier,” tambahnya.

Punya Catatan Buruk

Torehan delapan kali promosi itu dikantongi Warnock lebih banyak dari yang pernah dicapai pelatih lain di liga profesional. Tapi, seperti klub yang dia kelola, Warnock juga alami kesulitan di awal kompetisi setelah musim berakhir dan dia berhasil mencapai tujuannya, yakni bermain di kompetisi yang lebih tinggi.

Dia pernah mengasuh klub di Liga Premier bersama Sheffield United, QPR, Crystal Palace dan sekarang, Cardiff. Semuanya berakhir hampir serupa, yakni dia kehilangan pekerjaannya atau klub yang diasuhnya terdegradasi.

Musim ini, karir Warnock diwarnai dengan tragedi Sala, hingga Warnock menyatakan tak kuat dan ingin pensiun di akhir musim ini – setelah 40 tahun karir Warnock sebagai pelatih.

Kagum pada Warnock

Namun menurut Mendez-Laing, kekaguman para pemain terhadap Warnock terus meningkat, dan tidak pernah berkurang.

“Saat dia hadir di kamp latihan, saya tahu ada saat-saat di mana dia tidak merasa nyaman. Tapi dia selalu tersenyum dan selalu ada di saat kami membutuhkannya. Kami bicara dan dia berikan dukungan kepada semua orang,” ungkapnya.

Etheridge yang telah menarik sejumlah klub Liga Premier dan lakukan penyelamatan hebat di laga kontra Palace, juga ikut memuji Warnock.

“Dia berikan kepercayaannya pada saya, dan mengubah karir saya. Dia manajer yang luar biasa, dia tahu benar apa yang harus dilakukannya,” tandas Etheridge.