Paul Merson Bongkar Masalah Man United Jelang Derby: Skuadnya Tipis!

Paul Merson kembali melontarkan kritik keras terhadap Manchester United. Menurutnya, hasil transfer Setan Merah pada musim panas belum membentuk skuad yang mampu bersaing untuk perebuta gelar Liga Inggris, terutama jika melihat kedalaman dan kekuatan pertahanan mereka.

Kritik tersebut ia lontarkan jelang derby Manchester pada Minggu malam pukul 22.30 WIB. Paul Merson bahkan menyebut pertandingan melawan Manchester City bisa menjadi laga yang sangat menentukan bagi perjalanan awal musim Manchester United.

Man United Masih Punya Masalah di Bek Kiri

Manchester United sudah mendatangkan tiga gelandang baru pada bursa transfer musim panas, tapi tidak ada tambahan pemain untuk posisi bek kiri! Meski sebenarnya mereka sudah sempat melakukan beberapa penjajakan jelang penutupan bursa.

Kondisi itu membuat Luke Shaw menjadi satu-satunya bek kiri senior yang tersedia bagi Michael Carrick. Pemain yang telah berusia 31 tahun tersebut juga harus menjaga kebugarannya dengan hati-hati sepanjang awal musim ini, sementara Harry Amass yang baru berusia 19 tahun, menjadi satu-satunya pelapis di posisi tersebut.

Patrick Dorgu juga lebih banyak digunakan di posisi yang lebih ke depan. Alhasil, pilihan Michael Carrick di sektor kiri pertahanan sangat terbatas. Jika Shaw mengalami masalah, Manchester United bisa terpaksa menggunakan solusi darurat di lini belakang mereka.

Kekhawatiran ini terasa semakin mengkhawatirkan setelah Manchester United sudah kebobolan enam gol hanya dalam tiga pertandingan pertama Liga Inggris.

Merson kemudian menyoroti bagaimana Setan Merah telah menjalani pertandingan sejauh musim ini. Dalam kolom terbarunya untuk Sky Sports, mantan pemain Arsenal itu menilai derby melawan Manchester City bisa menjadi titik penting bagi United.

“Manchester United punya derby Manchester, dan musim mereka juga berada dalam keseimbangan. Jika mengalahkan Manchester City, Anda akan terbang tinggi. Jika kalah dari Manchester City, semuanya akan kembali seperti semula. Itu berarti satu poin dari dua pertandingan, termasuk laga melawan Everton, sementara tim-tim lain di sekitar mereka meraih kemenangan,” ujar Merson.

Ia sejak awal memang tidak yakin dengan aktivitas transfer Manchester United.

Jadikan Gilabola.com sumber berita pilihan anda!

“Saya sudah mengatakan sejak awal, saya tidak berpikir Manchester United berbelanja pemain dengan baik. Skuadnya tidak cukup besar. Jauh dari cukup. Secara defensif mereka juga jauh dari cukup bagus,” lanjutnya.

Merson Juga Soroti Taktik Manchester United

Merson juga menyinggung pertandingan antara Manchester United melawan Everton. Ia menilai dua gol yang menjebol gawang Setan Merah memang berkualitas, tetapi salah satunya tercipta dari tepi kotak penalti ketika para pemain lawan berada di belakang bola.

Menurutnya, Manchester United justru memberi Everton kesempatan untuk memberikan tekanan setelah, itu terjadi setelah Carrick menambah pemain bertahan.

“Ketika Anda sedang unggul, masukkan penyerang lain. Jangan menarik penyerang dan memasukkan pemain bertahan. Jangan memberi tim tersebut kesempatan. Jika Anda memasukkan penyerang untuk menggantikan gelandang atau penyerang, itu mengubah pertandingan sepenuhnya. Jika Anda menjadi manajer lawan, Anda berpikir, ‘Oh tidak, apa yang harus saya lakukan?'” kata Merson.

Ia membandingkan situasi tersebut dengan klub seperti Coventry yang menurutnya wajar lebih bertahan ketika unggul atas Everton. Namun, Merson merasa pendekatan berbeda seharusnya diterapkan Manchester United sebagai klub besar.

“Ketika Anda adalah  Manchester United, saya tidak melihat perlunya melakukan itu. Jika Anda mengendalikan pertandingan, Everton tidak akan memberikan kesempatan untuk pemain seperti Ainsley Maitland-Niles,” katanya.

Merson mengaku kekhawatiran terhadap Manchester United pula yang membuatnya tidak memasukkan mereka ke dalam lima kandidat teratasnya musim ini.

“Saya khawatir, dan inilah alasan saya tidak memasukkan Manchester United ke lima besar pada awal musim. Bagi saya, tidak ada yang berubah sejak saat itu. Ketika Anda bermain imbang, itu menyakiti Anda,” ujar Merson.

Untuk prediksinya, Merson menjagokan Arsenal menjadi juara untuk kedua musim secara beruntun. Liverpool ditempatkan sebagai runner-up, disusul Chelsea, Manchester City, dan Tottenham dalam lima besar.

Manchester United berada di posisi keenam dalam daftar Merson. Oops!