Paul Pogba: Saya Lebih Suka Jelek di Awal, Bagus di Akhir

Berita Liga Inggris, Paul Pogba, Manchester United
Berita Liga Inggris - Paul Pogba masih diandalkan Manchester United saat ini.

Gilabola.com – Paul Pogba menegaskan, dia lebih suka Manchester United tampil buruk di awal musim dan menjadi lebih bagus pada akhir musim.

Hal itu disampaikan Pogba setelah kekalahan 3-0 dari Tottenham memberi Manchester United awal musim terburuk di Liga Inggris sejak 1992.

Sundulan Harry Kane dan dua gol Lucas Moura memberi Tottenham Hotspur kemenangan besar atas Manchester United di Old Trafford, pada hari Selasa (28/8) kemarin.

Kekalahan untuk United terjadi usai hasil yang sama mengecewakannya seminggu sebelumnya ketika tim Jose Mourinho dikalahkan 3-2 oleh Brighton.

Advertisement
advertisement
advertisement
Ratu Casino 77
Ratu Casino 77

Meskipun United memenangkan pertandingan pembukaan mereka melawan Leicester, dua kekalahan itu berarti awal musim terburuk Setan Merah sejak 1992-93, ketika mereka hanya memiliki satu poin di putaran yang sama.

“Saya pikir itu kekalahan yang tidak semestinya bagi kami, di tengah kerja keras kami dan segalanya yang kami lakukan,” kata Pogba. “Tapi sepakbola bisa kejam. Kami harus bangkit kembali.”

“Ini tidak akan mudah, tetapi ini masih awal musim. Saya lebih suka awal musim yang buruk dan berakhir dengan baik, daripada memulai dengan baik dan menyelesaikan dengan buruk.”

“[Kekalahan] Ini aneh. (Melawan Tottenham) Kami bertekad kuat, kami memulai dengan baik, dan pada akhirnya kami kalah 3-0. Ini mengejutkan.”

Paul Pogba kasihan pada fans Manchester United

Pada konferensi pers pasca-pertandingan, Mourinho bersikeras bahwa United “tidak kalah” dalam hal strategi dan taktik setelah timnya tampil lebih baik dari Spurs sepanjang babak pertama.

Namun, United gagal memanfaatkan tekanan yang mereka buat sepanjang babak pertama mereka dan dibuat menyesali semua peluang yang terbuang setelah Kane mencetak gol dalam situasi tendangan sudut tak lama setelah istirahat.

Kurang dari tiga menit kemudian keunggulan itu digandakan Lucas Moura, sebelum pemain Brasil itu memastikan kemenangan enam menit menjelang pertandingan berakhir.

“Bahkan kami tidak mengerti apa yang terjadi,” lanjut Pogba. “Kami memulai pertandingan dengan sangat baik, kami kebobolan dua gol di babak kedua.”

“Gol pertama sungguh menyakitkan, kami tidak mengerti mengapa, karena kami lebih dominan. Satu gol, dua … kami terus menekan, kami memiliki peluang, dan kami kebobolan yang ketiga.”

“Para penggemar terus menekan kami, mereka benar-benar mendukung kami. Kami merasa benar-benar kasihan kepada mereka, sangat kecewa, kami ingin melakukannya secara lebih baik.”