Paul Scholes Tuntut Satu Hal Tak Biasa Ini ke Man Utd Jika Jadi Dilatih Erik ten Hag

Paul Scholes berharap bahwa kedatangan Erik ten Hag bisa menjadi solusi atas masalah Manchester United musim ini.

Gila Bola – Manchester United mendapatkan sorotan tajam selama kekalahan mereka dengan skor 4-0 melawan Liverpool di Premier League di Anfield pada pertengahan pekan, membuat manajer Ralf Rangnick bahkan meyerukan transfer besar-besaran hingga sepuluh pemain baru untuk memperbaiki skuad yang disebutnya ‘memalukan, mengecewakan, dan hina’.

Para legenda Old Trafford seperti Paul Scholes, Rio Ferdinand, Roy Keane, dan Gary Neville juga bahkan sudah kehabisan kesabaran pada Harry Maguire dan kawan-kawan, menyebut bahwa tim ini tidak seperti tim The Red Devils yang dulunya mereka kenal.

Sementara itu, manajer Ajax Amsterdam Erik ten Hag disebut-sebut sudah hampir pasti akan menjadi bos baru di musim depan untuk menggantikan Ralf Rangnick, dengan sang juru taktik Belanda sudah menyepakati kesepakatan kontrak yang berdurasi empat tahun.

Advertisement
KaikoSlot
KaikoSlot
TOTOBET
TOTOBET
GITARTOGEL
GITARTOGEL

Kini Paul Scholes, setelah kekalahan memalukan Manchester United di kandang Liverpool, membuat permintaan yang tak biasa kepada mantan klubnya, berharap bahwa mereka bisa finish di delapan besar sebelum kemudian memberikan waktu bagi pelatih baru mereka untuk memperbaiki skuad.

Banyak yang gagal paham dengan maksud mantan maestro lini tengah timnas Inggris tersebut, mengapa harus finish di urutan kedelapan? Lalu apa kaitannya dengan memberi waktu bagi manajer Erik ten Hag?

Begini, jika Manchester United finish di urutan kedelapan, maka mereka dipastikan akan absen dari sepak bola Eropa apapun, termasuk Liga Konferensi Eropa. Lantas apa tujuannya tanpa sepak bola Eropa musim depan? Agar mereka bisa mengurangi beban kompetisi, pikiran serta tenaga tidak terbelah, dan akhirnya bisa berkonsentrasi pada pembangunan skuad serta taktik baru di Old Trafford.

Apalagi The Red Devils juga dikabarkan bisa melakukan transfer besar-besaran di bursa transfer musim panas nanti. Jadi pada akhirnya Erik ten Hag bisa diberi waktu membangun skuad secara perlahan di klub, seperti yang dilakukan Liverpool pada Jurgen Klopp dahulu. Semua butuh proses, makanya baru-baru ini juga dua kepala kepanduan United telah mundur dari jabatannya sebagai bagian dari revolusi kebijakan transfer dan revolusi skuad di klub.

AHABET
INDOTOGEL
AHABET
INDOTOGEL
BANDARTOGEL77
TEXASPOKERCC
JAYAPOKER
HKINDO

Gilabola.com menyajikan informasi terkini dengan gaya bahasa ringan yang mudah dipahami dan update terbaru dari kompetisi Eropa dan internasional. Kunjungi juga channel Youtube resmi kami di @gilabolanews dan @gilabolastory

SebelumnyaFiorentina Capai Kesepakatan dengan Gelandang Gagal di Atletico
SelanjutnyaLos Rojiblancos Nggak Menang Lawan Granada, Simeone Ungkap Penyebabnya