Paulo Dybala Batal ke Manchester United Jika Juventus Kontrak Baru

Paulo Dybala Batal ke Man Utd Jika Juventus Perpanjang Kontrak

Paulo Dybala bisa batal transfer ke Manchester United jika Juventus perpanjang kontrak sang striker Argentina tersebut, dengan perjanjian saat ini akan berakhir 2022.

Rencana kepindahan Paulo Dybala ke Manchester United – atau mungkin juga ke Tottenham Hotspur – mungkin akan batal terjadi. Juventus bersiap membuka pembicaraan untuk memperpanjang kontrak sang pemain Argentina itu. Striker berusia 26 tahun tersebut saat ini terikat kontrak hingga 2022.

Beberapa tim besar di Eropa tertarik untuk memperkuat lini depan mereka pada akhir musim 2019/2020, termasuk The Red Devils dan The Lilywhites. Express Sport mengetahui bahwa kedua tim tertarik untuk mengontrak Dybala musim panas lalu, tetapi rencana untuk mendekati sang pemain di akhir musim ini bisa menjadi usaha yang sia-sia jika ia memperpanjang kontraknya di Turin.

Menurut media asal Italia Tuttosport, negosiasi akan segera dimulai antara Juventus dan Dybala untuk memperpanjang kontraknya saat ini. Kedatangan pelatih baru Maurizio Sarri tahun lalu menyebabkan munculnya keraguan soal masa depan Dybala di klub itu.

Advertisement
RatuCasino77
RatuCasino77
SBOTOP
SBOTOP

Namun performa Paulo Dybala meningkat musim ini dengan ia mencetak 11 gol dan memberikan 11 assist dalam 29 penampilan di semua kompetisi. Tekad Dybala untuk tetap tinggal dan berjuang untuk mendapatkan tempatnya di Juventus tampaknya telah membuahkan hasil bagi striker Argentina tersebut.

Dia juga mulai membentuk kerjasama yang baik dengan Ronaldo di dalam lapangan, di mana hal itu tidak terjadi musim lalu. Dikabarkan Dybala mendapatkan bayaran sekitar 3,8 miliar rupiah per minggu dalam kesepakatan saat ini, dan itu kemungkinan akan naik lagi jika dia menandatangani sebuah kontrak baru dan tetap tinggal bersama La Vecchia Signora.

Rencana Transfer Manchester United Gagal Melulu

Setelah Setan Merah memutuskan tidak mendatangkan striker pada musim panas lalu mereka kemudian gagal merekrut target utama mereka di bulan Januari saat striker Erling Haaland lebih memilih bergabung dengan Borussia Dortmund pada awal jendela transfer.

Man Utd kemudian gagal dalam pendekatan mereka untuk beberapa pemain lain, termasuk bintang PSG Edison Cavani dan penain Bournemouth Joshua King.

Klub kemudian membuat pengumuman mengejutkan pada hari batas terakhir penutupan bursa transfer Januari, membawa masuk Odion Ighalo ke Old Trafford dengan kesepakatan pinjaman selama enam bulan.

Mantan striker Watford ini telah bermain di Liga Super China sejak meninggalkan Premier League tetapi Man Utd tidak diharapkan akan mempermanenkan kepindahannya dari klub induk Shanghai Shenhua.

Ini berarti Setan Merah akan sekali lagi mengeksplorasi opsi untuk memperkuat lini serang mereka di musim panas mendatang. Tetapi mereka tidak akan sendirian karena manajer Tottenham Jose Mourinho juga telah berbicara tentang perlunya menambahkan lebih banyak pemain di lini serangnya.

Tottenham Hotspur Nyaris Rebut Paulo Dybala

Tottenham nyaris memboyong Dybala pada musim panas lalu setelah kehilangan Fernando Llorente dengan status bebas transfer. The Lilywhites mendatangkan pemain tengah Gedson Fernandes dan pemain sayap Steven Bergwijn pada Januari tetapi diperkirakan akan mencari pemain lain setelah striker andalan mereka Harry Kane absen sampai akhir musim.

Adapun Dybala, dia mengatakan bulan lalu bahwa belum ada kesepakatan yang disepakati dengan Juventus dan kepindahan ke Liga Inggris masih mungkin terjadi.

“Saya memiliki dua tahun tersisa di kontrak saya. Itu bukan waktu yang singkat tetapi juga tidak lama,” kata Dybala kepada The Guardian. “Kami akan melihat apa rencana yang dimiliki Juventus, apakah mereka ingin saya pergi di pasar transfer berikutnya atau mereka ingin saya tetap di klub. Itu keputusan yang harus diambil klub. Sulit diketahui karena segalanya berubah dalam hitungan detik.”

“Tapi saya di sini (Juventus) sekarang, di klub yang telah memperlakukanku dengan baik, saya senang, nyaman. Kedatangan Sarri telah membantu. Dia ingin saya tetap tinggal, yang memberi saya kekuatan ketika kita tidak tahu apa yang akan terjadi. Saya tahu dia bisa mengajari saya, membantu saya mengeluarkan yang terbaik dalam diri saya.”