Pelatih Belgia Coba Pengaruhi Manajer Tottenham Hotspur

Pelatih Belgia Roberto Martinez meminta Mauricio Pochettino untuk memberikan jatah bermain lebih banyak kepada Toby Alderweireld di Tottenham Hotspur.
Berita Terkini - Pelatih Belgia Roberto Martinez meminta Mauricio Pochettino untuk memberikan jatah bermain lebih banyak kepada Toby Alderweireld di Tottenham Hotspur.

Gilabola.com – Pelatih Belgia Roberto Martinez meminta Mauricio Pochettino untuk memberikan jatah bermain lebih banyak kepada Toby Alderweireld di Tottenham Hotspur.

Bek tengah itu belum bermain sekali pun di pentas Liga Inggris bersama The Lilywhites sejak Oktober silam karena cedera. Pertandingan starter terakhirnya pun terjadi kala Hotspurs ditahan imbang 2-2 oleh Rochdale di pertemuan pertama putaran kelima Piala FA bulan lalu.

Walau demikian Roberto Martinez masih mempercayai pesepak bola berusia 29 tahun itu di skuat Belgia, bersama rekannya di Tottenham Jan Vertonghen dan kapten Manchester City Vincent Kompany.

Usai mengalahkan Arab Saudi empat gol tanpa balas pada laga persahabatan, Rabu (28/03) dini hari WIB kemarin, Roberto Martinez memberikan satu permintaan khusus bagi Mauricio Pochettino demi mempertahankan performa Toby Alderweireld jelang putaran final Piala Dunia 2018 Rusia.

Advertisement
RatuCasino77
RatuCasino77

Apalagi eks pemain Atletico Madrid dan Southampton itu cukup bermain apik di laga versus Arab Saudi sehingga Martinez melihat tidak ada alasan bagi Alderweireld untuk tidak masuk skuat.

“Setiap pemain membutuhkan periode sepak bola yang baik sejak saat ini. Tujuh pekan [hingga laga pertama Piala Dunia] bukan lah waktu yang sebentar,” ujar pria asal Spanyol ini.

“Beberapa pemain membutuhkan menit bermain lebih, jatah bermain saja sudah tidak penting untuk saat ini.”

“Tapi beberapa pemain yang tidak banyak bermain, dan Toby termasuk di antaranya, hal tersebut terbilang penting.”

“Apa yang Anda lihat pada Toby adalah sebuah urgensi dan defensif, kebiasaan alamiah untuk menghalau setiap ancaman di sekelilingnya.”

“Saya lihat dia sangat tajam selama di kamp latihan dan lega bisa melihat dia sangat kuat secara fisik dalam 15 menit terakhir dan ia melakoni laga selama 90 menit dengan baik.”