Pelatih Chelsea Kritik Kante, Terlalu Sering Tinggalkan Pos

Pelatih Chelsea Kritik Kante, Terlalu Sering Tinggalkan Pos

Gilabola.com – Maurizio Sarri merasa N’Golo Kante terlalu sering keluar dari posisi di laga Chelsea versus Tottenham dan tidak akan memainkannya lagi sebagai gelandang tengah.

The Blues gagal menempel Manchester City dan Liverpool sebagai salah satu tim yang tidak terkalahkan pada awal musim ini, kala ditekuk 3-1 oleh tuan rumah Hotspurs, Minggu (25/11) WIB kemarin.

Berbicara soal laga tersebut, Sarri menuduh Kante terlalu bersemangat membantu tim mengejar ketertinggalan dari gol Dele Alli dan malah meninggalkan celah yang mampu dimanfaatkan tim lawan.

Padahal pria berusia 27 tahun itu pernah diminta untuk lebih terlibat dalam penyerangan dengan dipasang di sebelah kanan Jorginho, walau Kante bermain gemilang sebagai gelandang bertahan di era Antonio Conte.

Advertisement
advertisement
advertisement
Ratu Casino 77
Ratu Casino 77

“Seperti yang Anda ketahui, saya ingin memainkan gelandang tengah dengan kemampuan sangat teknis, sehingga hanya ada Jorginho atau [Cesc] Fabregas di lini tengah. Saya tidak ingin Kante berada di posisi tersebut,” ucap Maurizio Sarri.

N’Golo Kante perlu waktu mengerti apa mau pelatih Chelsea

“Pada pertandingan terakhir, Kante ingin menyamakan kedudukan di 15 menit pertama tapi dengan cara yang salah. Dia kehilangan posisi, terlalu sering masuk kotak penalti lawan dan saya rasa ini bukan salah satu karakter terbaik dari Kante, namun sebuah reaksi dari kesulitan-kesulitan [yang dialami tim].”

Ditanya apakah N’Golo Kante membutuhkan waktu untuk memahami keinginannya, Sarri menjawab: “Mungkin. Mungkin ini hanya persoalan waktu saja. Namun Kante harus selalu dekat Jorginho. Ketika bola berada di sisi kiri, dia harus menempel ketat Jorginho.”

“Ketika bola berada di sisi kiri, kami memiliki [Marcos] Alonso, [Eden] Hazard, [Mateo] Kovacic, [Ross] Barkley. Oleh karenanya Kante harus terus dekat Jorginho.”