Pelatih Chelsea Ngotot Pertahankan Willian Usai Menang Atas Newcastle

Pelatih Chelsea Ngotot Pertahankan Willian Usai Menang Atas Newcastle

Pelatih Chelsea, Maurizio Sarri, bersikeras pertahankan Willian sebagai pemain penting bagi the Blues, setelah winger asal Brasil ini mencetak gol spektakuler yang membawa Chelsea menang 2-1 atas Newcastle United, Minggu (13/1) dinihari tadi.

Willian berhasil sarangkan bola melewati kiper Newcastle United, Martin Dubravka, pada menit 57. Sebelumnya, sundulan Ciaran Clark tepat di menit 40 berhasil samakan kedudukan menjadi 1-1, usai Pedro Rodriguez membawa Chelsea memimpin saat laga baru berjalan sembilan menit.

Awal pekan ini, Chelsea dikabarkan telah menolak tawaran pertukaran pemain plus dana segar dari Barcelona, untuk Willian, 30 tahun. Lewat kesepakatan ini, Maurizio Sarri bisa memiliki pemain asal Brasil lainnya, Malcom, yang ditawarkan Barca sebagai ganti Willian yang diincarnya sejak musim panas lalu.

“Bagi kami, Willian benar-benar pemain yang sangat penting. Kami butuh pemain sayap, jadi kami membutuhkan Pedro, kami membutuhkan (Callum Hudson-) Odoi, kami tentu saja juga membutuhkan Willian. Saat ini, dia pemain fundamental – dia harus tetap bersama kami,” tegas Maurizio Sarri usai pertandingan.

‘Masa Depan Saya Ada di Chelsea’

Advertisement
advertisement
advertisement
Ratu Casino 77
Ratu Casino 77

Willian bergabung dengan Chelsea dari klub Rusia, Anzhi Makhachkala, pada Agustus 2013. Ia ikut membantu The Blues memenangkan gelar juara Liga Premier sebanyak dua kali, Piala FA dan Piala Liga.

“Masa depan saya di sini, di Chelsea. Saya tidak tahu apa yang Anda bicarakan,” tegas Willian saat ditanya mengenai spekulasi masa depannya.

Newcastle Merosot ke Zona Merah

Chelsea sekarang berada di urutan keempat, satu poin di belakang Tottenham Hotspur yang berada di posisi ketiga. Tapi, The Blues unggul enam poin dari Arsenal, yang akan ditantang Chelsea di Stadion Emirates dalam pertandingan berikutnya, 19 Januari mendatang.

Nasib naas untuk Newcastle United. Usai kekalahan ini, skuad asuhan Rafa Benitez tersebut kini menghuni zona degradasi, tepatnya di posisi 18 dengan hanya kantongi 18 poin usai lakoni 22 pertandingan.