Pelatih Chelsea Ungkap Kenapa Rajin Cukur Rambut Usai Laga

Pelatih Chelsea Ungkap Kenapa Rajin Cukur Rambut Usai Laga

Pelatih Chelsea telah mengungkap misteri kenapa dirinya rajin cukur rambut usai laga klub Liga Inggris tersebut. Maurizio Sarri sering langsung cukuran saat kubu The Blues kalah dalam pertandingan.

Manajer Chelsea, Maurizio Sarri, memang tidak pernah memiliki rambut sedikit lebih panjang seperti orang biasa. Bukan karena rambutnya tak subur, namun karena ia punya kebiasaan memotong rambutnya ketika timnya kalah berlaga saja.

Sosok Maurizio Sarri sendiri menjadi manajer Chelsea pada awal musim ini tak lama setelah dirinya pergi tinggalkan Napoli. Tak perlu waktu lama, The Blues semakin membaik saat ia poles menjadi lebih tajam dari sebelumnya.

Tugas Sarri masih jauh dari kata selesai. Chelsea kadung menelan tiga kekalahan pada ajang Premier League di musim ini hingga mereka duduk di peringkat keempat klasemen sementara.

Advertisement
advertisement
advertisement
Dewa303
Dewa303

Mereka terakhir bisa kalah pada laga pertengahan pekan ini dari kubu Tottenham Hotspur. Wajar jika rambut Sarri terlihat irit pada saat ia lakoni konferensi pers jelang laga melawan kubu Newcastle United. Kalau kalah lagi, ia akan cukuran lagi.

Pelatih Chelsea ingin punya rambut panjang

Bukan hal umum dilakukan manajer profesional, Sarri mengatakan jika dirinya memang tak ragu selalu memotong rambutnya saat tim yang diasuhnya kalah. “Saat tim saya kalah, saya biasanya langsug memotong rambut saya ini,” jelas Sarri dengan santainya.

“Saya toh sudah melakukan hal ini selama lima tahun terakhir. Dalam tiga tahun terakhir di Naples kami sudah kalah 12 pertandingan dalam tiga musim,” lanjutnya lagi.

Sarri lantas memperhatikan rambut penerjemah yang menemani dan mendukungnya dalam konferensi pers. Melihat sang penerjemah punya rambut tidak cepak, Sarri jadi pengen.

“Saya masih berharap jika suatu saat nanti saya bisa datang ke sini lagi seperti Simonetta,” pungkasnya yang langsung disambut tawa awak media.