Pelatih Leicester City Bangga Cetak Virgil van Dijk Jadi Hebat

Pelatih Leicester City Bangga Cetak Virgil van Dijk Jadi Hebat

Pelatih Leicester City, Claude Puel, bangga karena berhasil cetak Virgil van Dijk jadi sehebat saat ini. Pelatih klub Liga Inggris itu kenang kembali masa-masa saat masih membentuk sang pemain jadi seperti yang ia inginkan.

Claude Puel telah mengungkapkan bagaimana dirinya bisa mengubah Virgil van Dijk menjadi bek bernilai £75 juta dengan membawanya keluar dari ‘zona nyaman’. Namun bos Leicester itu mengakui bek tengah Liverpool yang berkelas awalnya “marah” karena didesak untuk berevolusi menjadi bek modern.

Pelatih Leicester itu pernah berkesempatan satu klub dengan Van Dijk di Southampton, dalam satu musim bertugas di pantai selatan dalam dua tahun lalu. Liverpool mencoba mengontrak pemain Belanda itu di musim panas 2017 sebelum akhirnya mendapatkan pemain mereka Januari lalu dalam kesepakatan memecahkan rekor dunia untuk seorang bek.

Pemain berusia 27 tahun itu telah membuktikan jika pembelian dirinya bisa sangat menginspirasi, membantu tim Jurgen Klopp ke Final Liga Champions Juni lalu. Musim ini, Van Dijk telah mencapai level baru sebagai hadiah yang selalu ada untuk para pemimpin Liga Premier, Jurgen Klopp. Dia dianggap oleh banyak orang, termasuk Puel, sebagai bek terbaik di dunia.

Advertisement
advertisement
advertisement
DepoToto
DepoToto

Puel mengatakan: “Ketika saya datang di Southampton dulu, Virgil adalah pemain yang bagus tetapi dia terlalu nyaman. Kami tahu semua tim hebat ingin memiliki, untuk selalu bisa bermain dalam tekanan tinggi di lapangan. Para pemain bertahan perlu belajar untuk bertahan dengan banyak ruang di belakang mereka, untuk membuat perlindungan dan mempertahankan satu lawan satu dan tetap kompak.”

““Jadi kami bekerja dengan berbagai gerakan dan jadi contoh tim internasional untuk melihat para pemain belakang dan berbagai aspek pemain belakang modern,” lanjutnya lagi.

Pelatih Leicester City sempat membuat marah Virgil van Dijk

“Dia sempat marah pada awalnya tetapi, selangkah demi selangkah, dia memperbaiki keadaan dan meningkatkan. Dia mengambil dimensi lain. Tetapi Virgil selalu memiliki karakter besar dan kepribadian yang kuat. Pada awalnya, kadang-kadang sulit di antara kami berdua, tetapi langkah demi langkah saya pikir dia mengerti. Dia menjadi bek modern saat ini dan melakukan pertandingan demi pertandingan.”

“Ketika suatu saat dia kembali dari tim nasionalnya, saya telah menonton pertandingannya dan mengatakan itu sempurna, baik gerakan dan penutupnya sangat sempurna. Dia hanya tersenyum kecil dan setelah kali ini dia memiliki konsistensi, kualitas, dan penampilan yang fantastis.”

“Dia jadi mau mendengarkan pada akhirnya dan merupakan pemain dan pesaing yang fantastis. Dia kuat, sangat kuat, sangat cepat, teknis bagus dan dia bisa bermain di bawah tekanan tanpa masalah,” pungkasnya.