Pelatih Liverpool Protes Vincent Kompany Tak Dikartu Merah

Pelatih Liverpool, Jurgen Klopp, yakin kapten Manchester City, Vincent Kompany, seharusnya diusir dalam laga yang dimenangkan the Citizens, 2-1, di Etihad, Jumat (4/1) dinihari.

Vincent Kompany lolos dari sanksi kartu merah dan pengusiran setelah ia lakukan tekel keras terhadap bintang Liverpool, Mohamed Salah, di babak pertama.

Dalam laga itu sendiri, City unggul lebih dulu lewat gol Sergio Aguero tepat di menit 40. Walau gol ini berhasil disamakan Roberto Firmino di babak kedua, namun Manchester City berhasil menutup laga dengan keunggulan 2-1 lewat gol penentu yang dibukukan Leroy Sane pada menit ke-72. Berkat kemenangan ini, City berhasil dekati posisi Liverpool dan kedua tim kini hanya terpaut empat poin.

Menyukai Vincent Kompany, Tapi ..

Advertisement
QQCepat
QQCepat
Totobet
Totobet
978Bet
978Bet

“Saya sebenarnya menyukai Vincent Kompany, tapi bagaimana mungkin dia melakukannya dan tidak dikartu merah?,” tandas Jurgen Klopp usai pertandingan.

“Dia pemain terakhir (yang menjaganya) lalu dia mencoba masuk. Jika dia lebih banyak melanggar Mo, dia (Salah) bisa absen di musim ini,” tambah pelatih asal Jerman tersebut.

Tapi, Vincent Kompany tidak setuju dengan penilaian Jurgen Klopp soal tekelnya terhadap Salah, yang terjadi tak lama setelah datang bola dari rekan satu timnya, John Stones, sementara pertandingan masih 0-0.

“Saya pikir, itu tantangan besar, kan? Saya dapat bola, sedikit orang bisa mendapatkannya, tetapi itu tidak pas. Saya tidak mencoba mencederainya. Saya harus menghentikannya, atau membiarkannya mencetak gol,” tandas Vincent Kompany membela diri.

Liverpool Hanya Kurang Beruntung

Klopp mengatakan, timnya tidak tampilkan permainan terbaik mereka di kandang Manchester City. Tapi, Klopp juga menganggap skuadnya di Liverpool hanya tidak beruntung, setelah peluang Sadio Mane membentur tiang dan John Stones berhasil membersihkan areanya saat kemelut terjadi di depan gawangnya di awal laga.

“Harapan kami tinggi. Kami bisa bermain lebih baik. Anda harus tunjukkan permainan seperti apa adanya. Anda tidak bisa selalu mendominasinya. Kami hanya kurang beruntung di saat-saat akhir kami. Lebih buruk dari City, menurut saya,” tambah Klopp.

Kekalahan di kandang Manchester City ini menjadi yang pertama bagi Liverpool di Liga Premier musim ini. Hal ini tentunya mengakhiri harapan mereka untuk mengulang prestasi Arsenal di tahun 2004 lalu, saat the Gunners tidak terkalahkan di seluruh pertandingan liga.

Tapi Klopp menegaskan, keunggulan empat poin dari juara bertahan dengan sisa 17 pertandingan lagi, menjadi posisi kuat bagi timnya untuk amankan gelar juara liga untuk pertama kalinya sejak 1990 lalu.

AHABET
AHABET
HKINDO
HKINDO