Pelatih Tottenham Hotspur Impikan Bertemu Arsene Wenger

Pelatih Tottenham Hotspur Impikan Bertemu Arsene Wenger

Pelatih Tottenham Hotspur ternyata memimpikan suatu saat nanti bisa bertemu sosok Arsene Wenger. Mantan pelatih klub Liga Inggris Arsenal itu masih sangat dihormati oleh Mauricio Pochettino sampai sekarang.

Mauricio Pochettino mengakui jika dirinya harap bisa bertahan setidaknya sampai dua dekade di Tottenham Hotspur. Sadar bukan hal yang mudah, Pochettino jadi ingin dapat nasihat serta tips dan trik manajerial dari Arsene Wenger.

Pochettino memasuki tahun kelimanya sebagai manajer Tottenham dan masih belum berikan trofi. Pencapaian terbaik Tottenham hanya sampai runner-up Piala Liga Inggris usai kalah dari Chelsea (2015). Dua tahun kemudian mereka jadi runner-up Premier League setelah Chelsea.

Pochettino tetap saja ngotot ingin pegang skuad Tottenham Hotspur selama 20 tahun. Arsene Wenger yang sanggup 22 tahun latih Arsenal membuat Pochettino kagum dan ingin seperti sang pelatih sepuh.

Advertisement
advertisement
advertisement
Ratu Casino 77
Ratu Casino 77

“Saya ini masih sangat menghormati Arsene Wenger karena saat kita bahas 22 tahun yang bertanggung jawab atas klub seperti Arsenal dan semua yang terjadi dalam periode itu, kita harus senang, bukan hanya pelatih yang hebat tapi juga manusia yang hebat untuk terjemahkan semua nilainya,” sambut Pochettino.

Pelatih Tottenham Hotspur kagumi sejarah Arsene Wenger

“Hebat sekali (Arsene Wenger). Sedih juga dengan cara dia berakhir di klubnya dulu. Tapi itu jadi sedikit menunjukkan ke kita semua betapa sulitnya berada dalam bisnis seperti ini (dunia bola),” lanjutnya lagi.

“Semoga saja suatu hari nanti saya berkesempatan untuk bisa bertemu dengan dirinya ya. Bisa berbicara dengannya, untuk sekalian bertanya, ‘apakah hal ini layak untuk dilakukan?’ Saya tidak tahu apa yang akan dia katakan nantinya, pokoknya saya hanya mau bertanya saja suatu hari nanti.”

“Saya juga berharap bisa tetap berada di sini sampai 20 tahun lamanya. Bisa memutuskan untuk meninggalkan atau menyelesaikan karier saya di sini kelak. Saya tidak tahu juga karena saya perlu bertanya kepada dirinya,” pungkasnya penuh harap.