Pemain Chelsea Dapat Cinta Fans Usai Dikalahkan Manchester City

Pemain Chelsea Dapat Cinta Fans Usai Dikalahkan Manchester City

Pemain Chelsea tetap dapatkan cinta dari semua fans usai dikalahkan klub Liga Inggris, Manchester City. Yang paling mencuri perhatian jelas insiden yang dialami oleh salah satu pemain mereka, Antonio Rudiger.

Antonio Rudiger ikut mendatangi pendukung Chelsea dan meminta maaf atas penampilan timnya dalam kekalahan telak 6-0 oleh Manchester City. Pasukan Maurizio Sarri sukses dihancurkan oleh juara Liga Premier, yang naik kembali ke puncak klasemen dengan kemenangan mereka.

Tim tuan rumah mendapati diri mereka unggul 4-0 dalam 25 menit. Raheem Sterling sukses mencetak dua gol, Ilkay Gundogan tak mau kalah dan Sergio Aguero mengantongi hat-trick Liga Premier ke-11 dalam karirnya – mengikat rekor Alan Shearer.

Advertisement
advertisement
advertisement

Untuk The Blues, yang kebobolan empat dalam pertandingan tandang terakhir mereka di Bournemouth, itu adalah sore yang suram untuk dikenang. Setelah pertandingan, sejumlah pemain pergi ke tribun pendukung yang bepergian, dengan Eden Hazard ikut memberikan bajunya kepada pendukung muda.

Rudiger melakukan hal yang sama, melepas kemejanya dan memberikannya kepada penggemar muda Chelsea. Tetapi beberapa bagian dari dukungan tandang telah mengklaim bahwa Rudiger sendiri dilecehkan secara verbal ketika ia melepas bajunya.

Satu orang di deretan bangku penonton sempat berusaha untuk mencaci maki di tengah-tengah, sementara pada rekaman kamera juga menunjukkan ada seseorang yang mengutuk-ngutuk sang pemain internasional Jerman. Para penjaga pinggir lapangan terlihat gugup dengan situasi ini, dengan beberapa orang terus mencoba mengulurkan tangan mereka dalam persiapan untuk menahan sang pembela.

Pemain Chelsea yang namanya berbalik terus dielukan

Namun Rudiger berdiri tegak, menghadap ke arah pendukung dan menyatakan: “Saya datang hanya untuk meminta maaf. Berdirilah di depan saya jika Anda ingin mengatakan sesuatu.”

Pada satu titik rudiger bahkan sempat bertanya kepada seorang official, apakah dia bisa memanjat rintangan untuk mendatangi sang pendukung. Hal itu tidak terjadi, tetapi pemain berusia 25 tahun itu kemudian menghabiskan lebih dari satu menit berbicara dengan pendukung lain.

Sikap sabar dan simpatik Rudiger perlahan membuat suporter yang sebelumnya marah, berubah jadi menyintainya. Setelah habis-habisan menghujat, mereka berbalik mengelu-elukan nama sang pemain Chelsea, “Rudi, Rudi, Rudi”.