Site icon Gila Bola

Pemain Manchester United Malas Lari, Michael Carrick Terancam Dipecat!

Michael Carrick pelatih Manchester United

Manchester United menghadapi ujian penting melawan Fulham setelah muncul data mengkhawatirkan soal intensitas lari para pemainnya.

The Red Devils tercatat berada di peringkat ke-18 di kompetisi Liga Inggris untuk jumlah sprint sepanjang musim ini berdasarkan data terbaru Sky Sports.

Statistik tersebut mencuat setelah Man United menelan kekalahan 2-3 dari Brighton & Hove Albion di EFL Cup, Rabu.

Bermain di kandang sendiri, Setan Merah sempat unggul 2-0 sebelum akhirnya Brighton membalikkan keadaan dan mengakhiri pertandingan dengan kemenangan.

Hasil tersebut semakin meningkatkan tekanan terhadap Michael Carrick. Kekalahan dari Fulham pada akhir pekan ini bahkan disebut bisa berujung pada pemecatan sang pelatih.

Para pendukung Man United berharap Carrick mampu memperbaiki sejumlah masalah dalam skuadnya.

Salah satu sorotan utama adalah performa pemain ketika tim tidak menguasai bola. Man United dianggap terlalu lemah dalam situasi tersebut.

Data Statistik Pemain Manchester United:

Data Sky Sports turut memperkuat sorotan tersebut. Setan Merah berada di peringkat ke-14 untuk jarak tempuh, ke-18 untuk sprint, dan ke-19 untuk lari berkecepatan tinggi.

Man United juga menempati posisi ke-18 untuk sprint per kilometer tempuh serta peringkat ke-19 dalam lari berkecepatan tinggi per kilometer.

Meski begitu, jumlah lari yang lebih sedikit tidak selalu berarti sebuah tim malas bekerja atau memiliki kondisi fisik buruk.

Tim yang lebih dominan dalam penguasaan bola memang cenderung memiliki jarak tempuh lebih rendah. Akan tetapi, Man United tetap terlihat kesulitan ketika kehilangan penguasaan bola.

Penampilan buruk serupa saat menghadapi Fulham bisa menjadi pukulan besar bagi Carrick.

Pertandingan di Craven Cottage merupakan laga terakhir Man United sebelum jeda internasional selama tiga minggu.

Mengakhiri laga dengan hasil mengecewakan lainnya berpotensi membuat tekanan terhadap Carrick semakin besar.

Toleransi para pendukung terhadap sang pelatih disebut semakin menipis. Periode tanpa kesuksesan berkelanjutan pada Oktober dan November juga dapat membuat tekanan di Old Trafford meningkat.

Jika Carrick akhirnya dipecat, INEOS bakal menghadapi persoalan lain dengan basis penggemar.

Carrick akan menjadi pelatih kepala ketiga yang dipecat sejak INEOS tiba di klub pada Desember 2023, setelah Erik ten Hag dan Ruben Amorim.

Pergantian menuju pelatih kepala keempat dalam waktu kurang dari tiga tahun dapat memunculkan pertanyaan mengenai arah klub di balik layar.

INEOS tidak akan mempertahankan Carrick jika kekalahan terus berlanjut. Meski begitu, perubahan mendadak tetap berpotensi menjadi keputusan yang sulit diambil.

Exit mobile version