Pemain Stoke City Didenda 600 Juta Gara-gara Foto Begini Doang

Pemain Stoke City Didenda 600 Juta Gara-gara Foto Begini Doang

Denda 600 juta rupiah dijatuhkan pada pemain Stoke City James McClean ini setelah ia memasang foto di akun Instagram miliknya, memperlihatkan dirinya menjadi guru dengan balaclava di kepalanya. Apa yang salah? Begini ceritanya.

Banyak pembaca akan mengangkat alisnya membaca denda Rp 600 juta yang diderita pemain Stoke City James McClean gara-gara foto di atas begini doang. Ya tidak “begini doang” sih karena balaclava atau tudung kepala guna menutupi identitas itu merupakan simbol yang identik dengan tentara pembebasan Irlandia Utara (IRA), salah satu pihak yang berkonflik melawan tentara Inggris pada dekade 1970-an sampai 1990-an.

Inggris dulu pernah memiliki konflik internal di wilayah yang sekarang dikenal sebagai Irlandia Utara. Penduduk setempat yang memihak pendirian Irlandia Raya – disebut sebagai kaum nasionalis – menuding pemerintahan Inggris melakukan diskriminasi terhadap mereka yang beragama Katolik. Sementara itu unionis yang lebih minoritas di wilayah itu, dan beragama Protestan, memihak Inggris. Pertikaian ini berlangsung selama tiga dekade sejak akhir 1960-an sampai akhirnya selesai melalui sebuah perjanjian tahun 1998.

Salah satu peristiwa penting dalam bentrokan berdarah kedua kubu adalah peristiwa Bloody Sunday, 30 Januari 1972, sebuah peristiwa penembakan membabi buta oleh tentara Inggris terhadap kerumunan massa sipil yang tidak membawa senjata di wilayah Bogside kota Derry. Karena itu peristiwa ini dikenal juga sebagai Pembantaian Bogside. Inilah peristiwa paling penting dan menentukan yang memicu kebencian terhadap tentara Inggris pada era setelahnya.

Advertisement
NelayanBet
NelayanBet
RatuCasino77
RatuCasino77

Kembali ke James McClean. Tahu pemain ini lahir di mana? Di kota Derry, 22 April 1989, kota tempat terjadinya Bogside Massacre di atas tadi. Meski pun ia belum lahir pada saat peristiwa itu terjadi tahun 1972, tapi cerita soal kekejaman tentara Inggris diwariskan turun-temurun, termasuk kepada McClean.

Sejak masuk ke Sunderland di ajang Premier League tahun 2011 dan berlanjut sampai ke West Brom Albion, James McClean selalu menolak mengenakan lambang bunga poppy, yang biasa dikenakan para pemain Liga Inggris pada pertandingan di sekitar Hari Veteran 11 November, untuk mengenang mereka yang wafat saat membela Inggris.

Pemain Stoke City Didenda 600 Juta Gara-gara Foto Begini Doang

Ia menjadi sumber kebencian suporter Inggris karena sikap politiknya itu, namun sekaligus mendapatkan banyak rasa cinta dari pendukung di Irlandia Utara. Sebagai anak kampung asal Derry, McClean tidak pernah mengkhianati tanah kelahirannya. Ia mengatakan, rela mengenakan lambang bunga poppy jika itu hanya untuk mengenang pengorbanan tentara pada Perang Dunia Pertama dan Perang Dunia Kedua. Tapi tentara Inggris tidak pernah bisa dilepaskan dari peristiwa Bloody Sunday yang menewaskan 14 orang dan melukai 15 orang lainnya.

Itulah sebabnya mengenakan balaclava atau tudung kepala khas Tentara Pembebasan Irlandia Utara (IRA) tidak pernah bisa dianggap sebagai “cuma foto begitu doang”. Balaclava itu mewakili kebencian rakyat wilayah itu terhadap Inggris dan sang pemain Stoke City tersebut dianggap tidak sensitif. Ia dijatuhi denda Rp 600 juta yang setara dengan dua minggu gajinya dan dipaksa menghapus posting tersebut di Instagram. Begitu ceritanya.