Penyebab Romelu Lukaku Kurang Produktif di Manchester United

Romelu Lukaku
Romelu Lukaku

Gilabola.com – Striker Romelu Lukaku dinilai mengalami penurunan produktivitas di Manchester United bila dibandingkan dengan saat dia masih membela Everton. Cara bermain gelandang Tim Setan Merah dituding sebagai biangnya.

Fakta menunjukkan selama bersama Everton, Romelu Lukaku mampu mengemas 17 gol pada musim 2015-2016 dan 19 gol pada musim 2016-2017 saat liga Inggris memasuki pekan ke-28 Liga Inggris. Namun di Manchester United musim ini, dia baru membukukan 13 gol liga hinga pekan ke 28.

Dengan torehan golnya itu, bomber internasional Belgia ini hanya menduduki posisi kelima top scorer sementara Liga Inggris musim 2017-2018. Dia berada di bawah Harry Kane (24 gol), Mohamed Salah (23), Sergio Aguero (21), dan Raheem Sterling (15). Padahal di dua musim sebelumnya dia selalu bersaing dengan Harry Kane di papan atas klasemen pencetak gol.

Menurunnya produktivitas gol Lukaku itu, menurut pengamatan striker legendaris Inggris. Alan Shearer, terjadi karena cara bermain Manchester United di bawah arahan manajer Jose Mourinho. Dalam pola bermain Mourinho, para pemain gelandang, seperti Nemanja Matic dan Ander Herrera, tak selalu memprioritaskan memberi bola kepada striker (Lukaku).

Advertisement
advertisement
advertisement
Ratu Casino 77
Ratu Casino 77

“Saya bersimpati untuk Lukaku karena terkadang cara bermain Man United dan cara bermain Jose Mourinho, entah dengan Herrera atau Matic, membuat gelandang tidak selalu mengutamakan untuk memberikan bola kepada penyerang,” kata Alan Shearer.

“Para gelandang Man United terkadang mempunyai pemikiran utama untuk ‘Saya harus mengoper bola ke kiri atau saya harus mengembalikan ke belakang atau saya mungkin mesti memberi bola ke kanan’,” tambah mantan striker Newcastle United ini.

Alan Shearer pun memberikan saran agar Lukaku bisa kembali memperlihatkan produktivitasnya. Dia berharap agar pemain gelandang untuk lebih memprioritaskan memberi bola kepada striker.

“Namun, jika para gelandang lebih sering untuk melihat penyerang lebih dulu dan memberikan bola ke depan, itu akan memudahkan seorang penyerang tengah untuk menghadirkan ancaman bagi lawan,” kata Shearer.