Pep Guardiola Beri Dukungan Pada Mikel Arteta, Minta Arsenal Bersabar & Beri Waktu

Gilabola.com – Tiga kekalahan dalam tiga pertandingan membuat Arsenal saat ini berada di titik nadir dalam tujuh dekade sejarah mereka yang luar biasa di liga, tapi Pep Guardiola berharap Mikel Arteta masih diberi kepercayaan untuk memimpin klub.

Pep Guardiola mendesak Arsenal untuk bersabar dengan Mikel Arteta menyusul kemenangan telak 5-0 Manchester City di Etihad pada Sabtu (23/8) malam WIB, mendukung mantan asistennya untuk melakukan pekerjaan dengan baik selama dia diberi kepercayaan yang dia butuhkan.

The Gunners turun ke dasar klasemen Premier League ketika juara bertahan Premier League membuat klub London utara itu menelan kekalahan ketiga dari tiga pertandingan pertama liga di musim baru 2021/2022.

Advertisement
QQCepat
QQCepat
Totobet
Totobet
978Bet
978Bet

Bahkan ini adalah pertama kalinya Arsenal berada di posisi terbawah klasemen papan atas Liga Inggris setelah memainkan setidaknya tiga pertandingan liga sejak 25 Oktober 1974, sementara kekalahan tiga kali beruntun itu di pekan perdana liga itu juga yang pertama mereka alami sejak 1954/1955, 67 tahun lalu.

Ilkay Gundogan dan Ferran Torres mencetak gol dalam 12 menit dan laga tim tamu berubah dari buruk menjadi lebih buruk ketika Granit Xhaka mendapatkan kartu merah langsung karena pelanggaran tekel dua kaki pada Joao Cancelo.

Manchester City akhirnya berhasil menambah tiga gol lain melalui Gabriel Jesus, Rodri, dan gol kedua Ferran Torres, tapi Pep Guardiola membela mantan asistennya, bersikeras bahwa Mikel Arteta memiliki karakter dan kepribadian untuk membalikkan situasi buruk di Arsenal.

“Arteta tahu bagaimana saya mencintainya,” kata Pep Guardiola kepada BBC Sport. “Dalam dua atau tiga tahun dia di sini, dia penting untuk apa yang kami bangun. Orang-orang menginginkan hasil secara instan, dengan pemain yang dia miliki hari ini. Tapi Ben White, Thomas Partey absen, banyak pemain yang mereka investasikan absen dan itu menyulitkan.”

“Saya tahu kualitasnya sebagai manajer dan sebagai pemimpin, saat semua pemainnya kembali, dia akan melakukan pekerjaan yang sangat baik. Saya tahu ini karena saya mengenalnya, saya tahu pekerjaan yang bisa dia lakukan.”

AHABET
AHABET
HKINDO
HKINDO