Pep Guardiola Jagokan Mikel Arteta Jadi Penggantinya

Pep Guardiola Jagokan Mikel Arteta Jadi Penggantinya

Gilabola.com – Pep Guardiola jagokan Mikel Arteta jadi penggantinya untuk melatih klub Liga Inggris, Manchester City. Bukan tanpa alasan sama sekali.

Mikel Arteta telah dipuji Pep Guardiola untuk menjadi suksesornya di kursi panas Manchester City suatu saat kelak saat ia tinggalkan Etihad Stadium. Ia sudah percaya pada Arteta sejak mengundangnya menjadi bagian tim kepelatihan di klub tersebut.

Guardiola menjadi semakin yakin jika mantan Everton dan Arsenal itu berhak menjadi penerusnya. Arteta sendiri telah menolak tawaran Arsenal dan Newcastle United sepanjang 14 bulan belakangan.

Saat ditanya Mirror apakah Arteta sanggup mengambil alih pekerjaan di City, Guardiola lansung menyambar: “Ebuset, saya yakin banget, Ya-ya-ya. Dia pasti akan sukses nantinya, ya. Dia sudah beberapa kali dapat tawaran untuk pergi, tapi memilih bertahan di sini, terima kasih.”

Advertisement
advertisement
advertisement
Ratu Casino 77
Ratu Casino 77

Guardiola menjagokan Arteta untuk jadi penerusnya daripada harus menyebutkan nama lain. Meski masih berusia muda, namun Guardiola tetap percaya akan kemampuan Arteta menangani satu tim sepakbola, apalagi skuad The Sky Blues yang saat ini masih ia tangani.

Pep Guardiola mulai santai tatap laga Manchester City

“Cepat atau lambat dia pasti akan menjadi seorang manajer. Dia masih muda, pelatih muda. Dia baru 37 tahun, tapi sudah punya cukup pengalaman untuk menangani para pemain ternama dan tim-tim top dunia.”

Pada kesempatan yang sama, Guardiola sempat ditanya soal ancaman Liverpool. “Setelah menonton pertandingan melawan Norwich, saya jadi tidak terlalu emosi melihat cara kami bertanding.”

“Saya sempat kesal saat lawan Newcastle karena setelah satu menit, kami malah lupa caranya bermain. Tapi tetap pertandingan saat melawan Norwich hal itu tidak terjadi. Kami menerimanya. Tidak kenapa juga sesekali terjadi.”

“Saya tetap merasa rileks. Saat kami kalah, saya tidak depresi juga. Hal seperti ini bisa saja terjadi. Ada 99 poin untuk dimainkan, kami ketinggalan 5 poin, 99 lagi masih akan dimainkan, kita lihat saja berapa poin yang akan kami dapatkan nantinya,” pungkas sang manajer tanpa sedikitpun menyebutkan nama Liverpool.