Pep Guardiola pernah memberikan sejumlah pernyataan tegas terkait 115 pelanggaran finansial yang menjerat Manchester City, tapi kini ia justru sudah tak perlu pusing lagi soal masalah City.
Kasus tersebut mencuat setelah Premier League mendakwa Man City pada Februari 2023, menyusul penyelidikan selama empat tahun. Persidangan kemudian dimulai lebih dari dua tahun lalu.
Dalam perkembangan terbaru yang diberitakan The Athletic, panel independen disebut telah menemukan Man City bersalah atas hampir seluruh dakwaan yang dituduhkan. Premier League tidak memberikan komentar, sedangkan pihak klub menegaskan proses masih berlangsung.
Man City diperkirakan akan mengajukan banding. Sebelumnya, Guardiola selalu membela klub dan meminta semua pihak menunggu keputusan hukum.
“Semua orang tidak bersalah sampai terbukti bersalah,” kata Guardiola pada September 2024, seperti dikutip dari artikel sumber.
Guardiola juga pernah menegaskan bahwa dirinya siap menerima keputusan jika Man City terbukti melakukan pelanggaran.
“Jika kami tidak bersalah, kami akan menerima apa pun yang diputuskan hakim di Premier League,” ujarnya pada 2023.
Saat ditanya soal kemungkinan Man City turun kasta, Guardiola bahkan menyebut dirinya tidak mempermasalahkan kemungkinan tersebut.
“Kami bukan tim dengan sejarah atau gelar yang panjang. Kami pernah berada di divisi bawah dan kami akan kembali ke sana,” kata Guardiola.
Dia juga menyebut nama Paul Dickov dan Mike Summerbee sebagai sosok yang bisa membantu klub melewati masa sulit tersebut.
Jadikan Gilabola.com sumber berita pilihan anda!
Guardiola kemudian menegaskan bahwa dirinya tetap percaya kepada pihak Man City hingga mengakhiri masa kepelatihannya.
“Saya percaya kepada mereka. Saya berbicara dengan mereka dan percaya bagaimana mereka bersikap dan apa yang telah mereka lakukan. Apa yang terjadi, terjadilah,” ujar Guardiola.
Alasan utama saat Pep Guardiola menumumkan pengunduran diri sebagai pelatih kepala Manchester City pada akhir musim kemarin adalah karena ia sudah “kehabisan energi” setelah satu dekade berada di bawah tekanan konstan.
Atau mungkin Pep sudah tau hal buruk akan segera datang menimpa Manchester City dan lebih baik kabur duluan? Entahlah.


