Pep Guardiola Setuju Potong Gaji Sekembalinya ke Manchester City

Pep Guardiola Setuju Potong Gaji Sekembalinya ke Manchester City

Gilabola.com – Pep Guardiola menerima pemotongan gaji yang diterapkan Manchester City setelah ia kembali dari Barcelona usai berpulangnya sang ibu.

Pelatih berusia 49 tahun itu menghasilkan sekitar 20 juta Poundsterling atau sekitar Rp 397 Miliar per tahun dalam perannya sebagai pelatih di Etihad. Hal ini dilakukan Guardiola di tengah krisis coronavirus saat ini, yang juga menjadi penyebab kematian ibunya, Dolors Sala Carrio, 82 tahun.

Namun menurut The Times, Guardiola – yang saat ini berada di Barcelona – secara informal telah membahas prospek pemotongan gajinya.

Selain itu dilaporkan juga, eksekutif senior Manchester City termasuk direktur sepakbola, Txiki Begiristain, dan pimpinan eksekutif, Ferran Soriano, serta beberapa petinggi di klub afiliasi mereka yang bergabung di City Football Group juga siap menerima bayaran lebih sedikit terkait krisis ini. Mereka sepakat memastikan semua staf klub yang tidak bermain bisa dibayar penuh di sepanjang masa lockdown seperti sekarang ini.

Advertisement
RatuCasino77
RatuCasino77
SBOTOP
SBOTOP

Bukan hanya Pep Guardiola dan para petinggi the Citizens, para pemain juga siap menerima upah mereka menyusut selama beberapa bulan ke depan, untuk membantu dan mendukung para pekerja di Etihad serta Dinas Kesehatan Nasional (NHS).

Wakil kapten City, Kevin De Bruyne, telah berdiskusi dengan kapten-kapten tim Liga Premier lainnya secara online pada Sabtu (4/4) lalu, di mana disepakati para pemain di seluruh divisi akan memberikan sumbangsih mereka pada negara.

Para insan sepakbola ini mencoba untuk membantu dengan cara mengurangi dampak finansial akibat pandemi coronavirus yang juga berimbas pada dunia olahraga dan komunitas yang lebih luas.

Meski demikian, sejauh ini belum ada hal resmi yang diputuskan di Manchester City, di mana klub diperkirakan akan menunggu untuk dapatkan gagasan yang lebih baik tentang pentingnya membantu penanganan dampak finansial akibat Covid-19.

Seorang eksekutif Manchester City mengatakan kepada The Times: “Ini adalah kompromi kami dengan klub. Kami tahu bahwa akan ada pengorbanan dan kami berkomitmen untuk melakukan ini [menerima pemotongan gaji],” ujar salah seorang petinggi Manchester City kepada the Times, seperti dilansir SunSport.

City menjadi tim Liga Premier pertama yang mengonfirmasikan bahwa mereka tak akan merumahkan para pekerja mereka. Sebelumnya Tottenham Hotspur dan Liverpool mendapat banyak kritik pedas karena mereka lakukan cara tersebut, sebelum akhirnya The Reds menarik kembali keputusan merumahkan para karyawannya pada Senin waktu setempat.

Sebelumnya, Pep Guardiola tengah menggelar diskusi dengan dewan pengurus Manchester City, sebelum mantan Barcelona dan Bayern Munchen ini secara tragis kehilangan sang ibu pada Senin kemarin. Dolors Sala Carrio, 82 tahun, meninggal dunia di Barcelona pada usia 82 tahun setelah tertular virus corona.

Guardiola berada di Barcelona bersama keluarganya saat mereka berduka atas kehilangan sang ibu yang sangat dicintainya. Dolors menjadi salah satu dari sediktinya 3.000 orang di Catalan yang meninggal dunia akibat virus tersebut.

Hanya beberapa pekan yang lalu, Pep menyumbangkan 920 ribu Pounds (Rp 18,2 Milyar) untuk memerangi virus corona di tanah kelahirannya, dan membantu penyediaan peralatan medis.