Pep Guardiola Ungkap Alasan Buang Pemain Muda Manchester City

Pep Guardiola Ungkap Alasan Buang Pemain Muda Manchester City

Pep Guardiola ungkap alasan Jadon Sancho tinggalkan Manchester City dan ia tidak yakin pemain Inggris itu bakal maju andai tetap tinggal di Etihad.

Pesepak bola berusia 18 tahun itu menolak sodoran kontrak The Citizens dan memilih berpetualang di Bundesliga pada Agustus 2017 dengan mahar sebesar Rp 151 miliar.

Pembelian tersebut terbilang efektif sebab Sancho tampil menjadi salah satu bintang muda Eropa dengan menyajikan delapan gol dan memberi 12 assist sehingga Dortmund berpeluang jadi juara Liga Jerman musim ini.

Advertisement
advertisement
advertisement
Dewa303
Dewa303

Bahkan di pertandingan terakhir, yaitu melawan Hertha Berlin, Sancho memberikan dua buah assist sehingga Der BVB bisa meraup tiga poin dan menyamai raihan poin Bayern Munchen di papan klasemen sementara Bundesliga.

Pep Guardiola bahagia Jadon Sancho maju usai tinggalkan Manchester City

Gareth Southgate selaku manajer tim nasional Inggris membuka pintu bagi Sancho untuk kompetisi final Nations League pada musim panas nanti.

Akan tetapi Pep Guardiola tidak yakin mulusnya perjalanan karir Jadon Sancho saat ini bisa terwujud andai ia tetap tinggal di Manchester City.

Eks juru taktik Die Roten dan Barcelona itu pun mengungkapkan alasan kenapa dirinya membuang sang pemain, meski ternyata saat ini FIFA menyelidiki adanya kemungkinan pelanggaran terhadap transfer Sancho.

“Sancho tidak ingin mengambil tantangan [untuk menembus tim utama di City] ini, sebuah kesempatan untuk membuktikan jika dia bisa sukses,” ucap Guardiola.

“Dia memutuskan untuk pindah ke sana [Jerman]. Jadi segalanya berjalan baik dan selamat atas apa yang ia lakukan saat ini.”

“Ia memberikan penampilan yang luar biasa. Dia bermain sangat baik musim ini. Apa yang bakal terjadi musim ini [andai dia tidak hengkang]? Saya tidak tahu.”

“Berkaitan dengan para pemain, segalanya tergantung mereka sendiri dan apa yang mereka lakukan di atas lapangan,” tegas Guardiola.