Pep Guardiola vs Mikel Arteta: Dari Mentor dan Murid, Hingga Rival Perebutan Gelar Juara

Gilabola.com – Hubungan panjang antara dua pelatih asal Spanyol ini penuh dinamika. Dari rekan satu tim, mentor dan murid, hingga kini menjadi pesaing dalam perebutan gelar.

Pep Guardiola dan Mikel Arteta akan kembali berhadapan di Stadion Etihad pada Minggu. Laga ini dianggap banyak pihak sebagai penentu juara Premier League musim ini. Jika tim asuhan Guardiola, Manchester City, mampu meraih kemenangan, mereka akan memangkas jarak poin dengan Arsenal menjadi tiga angka, dengan satu pertandingan tersisa lebih banyak.

Awal hubungan keduanya terjadi pada 1997, saat Arteta bergabung dengan akademi Barcelona. Di sana, ia bertemu dengan idolanya, Guardiola, yang saat itu menjabat sebagai kapten tim dan bermain di lini tengah. Kebersamaan mereka sebagai rekan setim memang tidak berlangsung lama, tetapi kedekatan personal mulai terjalin sejak saat itu.

Hubungan profesional mereka berlanjut ketika Arteta menjadi asisten Guardiola di Manchester. Namun, komunikasi di antara keduanya sempat merenggang pada 2019, ketika Arteta memutuskan meninggalkan posisinya untuk mengambil alih kursi pelatih utama Arsenal. Berbeda dengan asisten lain yang tetap menjaga komunikasi intens, Arteta memilih mengambil jarak, yang kemudian menciptakan periode tanpa kontak.

Guardiola dikenal menghargai hubungan yang terjalin melalui komunikasi dua arah secara konsisten. Ketika hal itu tidak terjadi, hubungan bisa merenggang tanpa adanya konflik terbuka. Di sisi lain, Arteta menunjukkan karakter yang lebih fokus pada langkah ke depan tanpa bergantung pada hubungan profesional di masa lalu.

Dalam setahun terakhir, komunikasi di antara keduanya kembali terjalin. Tidak ada yang secara terbuka mengungkap siapa yang lebih dulu menghubungi, tetapi hubungan tersebut kini telah membaik.

Meski kini bersaing dalam perebutan trofi yang sama, keduanya tetap menyadari nilai persahabatan yang telah lama terbangun. Mereka juga sama-sama memahami tekanan besar yang datang dari posisi sebagai pelatih di level tertinggi sepak bola.

Rekor Pertemuan Pep Guardiola vs Mikel Arteta

Berikut catatan lengkap duel antara kedua pelatih:

Head-to-Head

  • Guardiola: 8 kemenangan
  • Arteta: 4 kemenangan
  • Imbang: 2 kali

Jumlah Gol

  • Tim Guardiola: 26 gol
  • Tim Arteta: 14 gol

Rangkaian Pertemuan

Manchester City 3–0 Arsenal (17 Juni 2020)

Pertemuan pertama berlangsung tanpa penonton akibat pandemi. Kartu merah David Luiz di babak kedua jadi titik balik. Sebelumnya, Raheem Sterling sudah membuka keunggulan. Setelah itu, Kevin De Bruyne dan Phil Foden menambah gol. Arteta harus menerima kekalahan telak di duel perdananya melawan mantan mentornya.

Arsenal 2–0 Manchester City (18 Juli 2020 )

Sebulan berselang, kedua tim bertemu di semifinal FA Cup. Kali ini giliran Arsenal menang lewat dua gol Pierre-Emerick Aubameyang. Kemenangan ini jadi langkah penting dalam proyek Arteta, yang kemudian berujung gelar juara.

Manchester City 1–0 Arsenal (17 Oktober 2020)

Pertemuan berikutnya berjalan lebih ketat. Sterling kembali jadi pembeda lewat gol menit ke-23. Gol tersebut cukup untuk mengamankan kemenangan di awal musim Premier League.

Arsenal 1–4 Manchester City (22 Desember 2020)

City membalas kekalahan sebelumnya dengan kemenangan besar di perempat final EFL Cup. Gabriel Jesus mencetak gol cepat, disusul Riyad Mahrez, Foden, dan Aymeric Laporte. Arsenal hanya mampu membalas lewat Alexandre Lacazette.

Arsenal 0–1 Manchester City (21 Februari 2021)

Sterling kembali mencetak gol cepat, kali ini lewat sundulan di menit kedua. Arsenal tak mampu mengejar. Kemenangan ini memperpanjang tren positif City dan memperlebar jarak di papan klasemen.

Manchester City 5–0 Arsenal (28 Agustus 2021)

Kartu merah Granit Xhaka memperburuk situasi Arsenal. City sudah unggul dua gol sebelum insiden itu. Gabriel Jesus, Rodri, dan Ferran Torres menambah penderitaan tim tamu yang hanya menguasai bola 19,6 persen.

Manchester City 1–0 Arsenal (27 Januari 2023)

Di putaran keempat FA Cup, gol Nathan Aké di babak kedua memastikan kemenangan tipis City. Hasil ini menjadi bagian penting perjalanan mereka menuju treble di akhir musim.

Arsenal 1–3 Manchester City (15 Februari 2023)

Dalam perebutan gelar liga, pengalaman City jadi pembeda. De Bruyne membuka skor, sempat disamakan Bukayo Saka lewat penalti, sebelum Jack Grealish dan Erling Haaland memastikan kemenangan.

Manchester City 4–1 Arsenal (26 April 2023)

City tampil dominan dalam laga krusial perebutan gelar. De Bruyne mencetak dua gol dan satu assist. John Stones dan Haaland ikut mencatatkan nama di papan skor. Gol Rob Holding tak berpengaruh pada hasil akhir.

Arsenal 1–1 (5–2 penalti) Manchester City (6 Agustus 2023)

Di ajang FA Community Shield, Arsenal menang lewat adu penalti. Leandro Trossard mencetak gol penyeimbang di masa tambahan waktu setelah Cole Palmer sempat membawa City unggul.

Arsenal 1–0 Manchester City (8 Oktober 2023)

Gol Gabriel Martinelli memastikan kemenangan penting bagi Arsenal. Ini menjadi kemenangan liga pertama Arteta atas Guardiola.

Manchester City 0–0 Arsenal (31 Maret 2024)

Laga berjalan seimbang tanpa gol. Hasil ini membuka peluang bagi pesaing lain dalam perebutan gelar, meski pada akhirnya City tetap keluar sebagai juara.

Manchester City 2–2 Arsenal (22 September 2024)

Pertandingan berlangsung dramatis. Arsenal sempat berbalik unggul, namun kartu merah Trossard mengubah jalannya laga. John Stones mencetak gol penyeimbang di menit ke-98.

Arsenal 5–1 Manchester City (2 Februari 2025)

Arsenal menutup rangkaian duel ini dengan kemenangan besar. Gol dari Martin Ødegaard, Thomas Partey, Myles Lewis-Skelly, Kai Havertz, dan Ethan Nwaneri memastikan hasil telak. Ini menjadi salah satu momen terbaik Arteta dalam rivalitas ini.