Site icon Gilabola.com

Perasaan Ryan Mason Campur Aduk Usai Spurs Menang, Telak Tapi Gagal Lolos ke Eropa

Perasaan Ryan Mason Campur Aduk Usai Spurs Menang, Telak Tapi Gagal Lolos ke Eropa

Gila Bola – Pelatih karetaker Ryan Mason mengungkapkan bagaimana perasaannya yang campur aduk saat dia merasa senang dengan kemenangan tandang Tottenham Hotspur atas Leeds United tapi kemudian tetap gagal lolos ke sepak bola Eropa.

Spurs meraih kemenangan tandang setelah sekian lamanya ketika mereka menghancurkan The Whites dengan skor 1-4 di Elland Road dan sekaligus mengirim tim besutan Sam Allardyche ke divisi Championship.

Harry Kane mencetak dua gol untuk membuatnya mencapai 30 gol dalam semusim di Premier League, sementara dua gol lain dicetak Pedro Porro dan Lucas Moura dan tuan rumah hanya bisa memperkecil skor melalui Jack Harrison.

Kecewa Gagal Lolos ke Eropa

Berbicara kepada SPURSPLAY di Elland Road yang kami beritakan dari situs resmi klub, Ryan Mason mengungkapkan bahwa fokus utama Tottenham Hotspur adalah untuk menyelesaikan pekerjaan mereka di kandang Leeds United.

Dia senang bahwa pada akhirnya Spurs berhasil meraih tiga poin yang bagus dan kemenangan yang pantas, sayangnya bahwa mereka harus kecewa karena kegagalan lolos ke sepak bola Eropa.

Pelatih karetaker itu mengungkapkan penyesalannya karena Tottenham Hotspur gagal finish di zona sepak bola Eropa dan sekarang dia menegaskan bahwa timnya perlu memahami mengapa mereka gagal di musim ini dan memastikan bahwa mereka kembali lebih kuat untuk musim depan.

Senang Bisa Menang Tandang

Bagaimanapun, Ryan Mason tetap melihat ada hal positif dari pertandingan terakhir timnya karena mereka akhirnya menang di laga tandang setelah sekian lama, dan bahkan mencetak empat gol kemenangan.

Taktisi berusia 31 tahun itu juga memberikan pujian atas kerja keras timnya khususnya di pertahanan di mana mereka bersedia mempertaruhkan tubuh mereka untuk melindungi gawang dan mencegah tuan rumah mencetak lebih banyak gol.

Dia kemudian menyinggung soal kualitas lapangan di Elland Road, menambahkan, “Kemudian, ketika kami memiliki kesempatan, saya pikir kami memainkan beberapa hal luar biasa di lapangan yang panjang, kering, dan sulit untuk bermain sepak bola.”

Musim Panas Panjang Spurs

Sementara itu, Tottenham Hotspur sekarang akan bersiap menjalani musim panas yang panjang untuk memastikan bahwa mereka siap untuk bangkit dan kembali lebih kuat di musim depan.

Tanpa sepak bola Eropa akan membuat mereka lebih sulit untuk memperkuat skuad, tapi terlebih dulu Daniel Levy perlu menyelesaikan masalah manajerial setelah Cristian Stellini dan Ryan Mason gagal menggantikan Antonio Conte sebagai pelatih karetaker.

Kemuan Tottenham Hotspur juga perlu menyelesaikan masa depan striker andalan mereka, Harry Kane, yang kontraknya tersisa setahun lagi dan sekarang sedang menjadi target serius Manchester United.

Exit mobile version