Perkenalkan Musuh Baru Tottenham, Lebih Dibenci Daripada Arsenal

Perkenalkan Musuh Baru Tottenham, Lebih Dibenci Daripada Arsenal

Gila Bola – Arsenal sudah berpuluh tahun menjadi rival terbesar The Lilywhites, tetapi kini sebuah klub lain di Liga Inggris mengambil alih posisi sebagai musuh baru Tottenham. Siapa?

Gelandang Tottenham Hotspur Dele Alli mengatakan kepada Copa 90 bahwa para pemain The Lilywhites sebenarnya lebih membenci Chelsea daripada Arsenal. Secara tradisional Arsenal selalu menjadi musuh Tottenham di London Utara, tetapi dalam beberapa tahun terakhir pertandingan The Lilywhites melawan Chelsea umumnya lebih penuh nafsu saling membunuh.

Dan Alli mengakui bahwa anggota skuad The Lilywhites merasa bahwa Chelsea adalah musuh baru Tottenham, yang lebih dibenci lagi daripada Arsenal. “Saya pikir jika Anda bertanya kepada para penggemar, mereka akan memberi Anda jawaban yang berbeda, tetapi sebagai pemain – dengan segala sesuatunya terjadi terkait liga dan pertandingan – persaingan dengan Chelsea lebih besar daripada Arsenal, karena apa yang telah mereka lakukan terhadap kami dalam beberapa tahun terakhir,” kata Alli.

Advertisement
RatuCasino77
RatuCasino77
K9Win
K9Win

“Bagi para penggemar itu berbeda, karena derby London Utara sangat hebat, tetapi sebagai pemain saya pikir [laga-laga] melawan Chelsea lebih hebat lagi.”

Chelsea dua kali bertemu Tottenham di ajang Liga Inggris musim ini dan dua kali pula The Blues mengalahkan mereka pada dua perjumpaan itu. Skuad besutan Frank Lampard itu dengan nyaman menang di Stadion Tottenham Hotspur dan di Stamford Bridge, saat The Lilywhites tampil buruk pada dua perjumpaan itu.

Chelsea adalah tim yang ingin dilewati oleh Tottenham pada papan klasemen Liga Inggris untuk sebagian besar musim ini, seiring upaya Spurs masuk ke empat besar, tetapi tim asuhan Jose Mourinho tersebut belum mampu melakukannya sejauh ini.

Spurs saat ini tujuh poin dan empat posisi di belakang Chelsea, dengan Liga Inggris ditangguhkan untuk saat ini. Usaha memulai kembali musim menghadapi hambatan dari para pemain itu sendiri, yang merasa kuatir mereka menularkan penyakit ke anggota keluarganya di rumah.