Pertama Kali Sejak 2019, Pemain Manchester City Kena Kartu Merah di Etihad

Bek internasional Spanyol Aymeric Laporte benar-benar menjalani salah satu malam terburuknya saat Manchester City menjamu Crystal Palace di Stadion Etihad pada Sabtu (30/10) malam WIB.

Aymeric Laporte, yang beberapa bulan lalu pindah kewarganegaraan dari Prancis ke Spanyol, memiliki setidaknya dua momen buruk yang membuat Manchester City tidak hanya tertinggal lebih dulu dari Crystal Palace, tapi juga harus bermain dengan 10 pemain.

Memang itu adalah kesalahan Aymeric Laporte ketika timnya tertinggal oleh gol cepat di menit keenam dari tamu mereka. Berawal dari kesalahannya, bola berhasil direbut Conor Gallagher yang kemudian membidani gol pembuka yang dicetak oleh Wilfried Zaha setelah tembakan mendatarnya melewati Ederson Moraes.

Advertisement
QQCepat
QQCepat
Totobet
Totobet
978Bet
978Bet

Tapi itu bukanlah akhir dari mimpi buruk bek berusia 27 tahun tersebut saat dia kemudian diganjar kartu merah di masa injury time babak pertama. Usai gagal menjaga Wilfried Zaha dari menerima bola, bek tengah itu kemudian menjatuhkan mantan pemain sayap Manchester United yang membuat wasit tanpa pikir panjang langsung mengganjarnya dengan kartu merah karena mencetak peluang mencetak gol langsung.

Kartu merah Aymeric Laporte itu pun menjadi kartu merah kandang pertama Manchester City di Liga Inggris sejak Oktober 2019 (Fernandinho vs Aston Villa) dan kartu merah pertama mereka di kandang pada babak pertama liga sejak Agustus 2017 (Kyle Walker vs Everton).

Itu juga merupakan kartu merah pertama pemain berusia 27 tahun itu bersama Manchester City, sementara dia pernah lima kali diganjar kartu merah selama waktunya di Bilbao, dua kartu merah langsung dan tiga dari akumulasi dua kartu kuning.

Kartu merah bek internasional Spanyol itu pun membuat Pep Guardiola harus mengorbankan Kevin de Bruyne dan menggantikannya dengan John Stone saat jeda, saat juara bertahan kini semakin jauh dari Chelsea di puncak klasemen.

AHABET
AHABET
HKINDO
HKINDO