Petr Cech Pensiun, Jose Mourinho Bangga Sekaligus Sedih

Petr Cech Pensiun, Jose Mourinho Bangga Sekaligus Sedih

Petr Cech pensiun akhir musim ini membuat Jose Mourinho bangga sekaligus sedih. Kiper jagoan klub Liga Inggris Arsenal itu mau bagaimana juga sudah pernah memiliki sejarah tersendiri dengan Jose Mourinho.

Petr Cech (36 tahun) tercatat 15 tahun berkarier di Liga Primer dan mantap memutuskan akan pensiun pada akhir musim ini juga. Sang kiper lebih banyak dapat gelar bergengsi saat masih berseragam biru Chelsea mulai dari juara Liga Primer, Piala FA, Liga Champions, sampai gelar Liga Europa. Arsenal sang kiper hanya raih satu gelar Piala FA dan Community Shield saja.

Jose Mourinho kaget saat mendengar niatan pensiun Cech. Ia lantas mengaku sangat bangga karena pernah menjadi pelatih pertama Petr Cech di Liga Primer Inggris (Chelsea). Jose Mourinho dan Cech di Chelsea sendiri tiba pada musim yang sama, 2004/2005. Keduanya juga merayakan gelar Liga Primer pada musim pertamanya di negara tersebut.

Hanya bertahan tiga musim saja, Jose Mourinho lantas pergi ke Liga Italia latih Inter Milan pada 2007 dan Cech tak kemana-mana di London. Reuni lagi pada 2013 saat Mourinho balik ke Chelsea. Berpisah lagi di tahun 2015. Cech pergi ke Arsenal, Jose Mourinho ke Manchester United.

Petr Cech pensiun, Jose Mourinho akan selalu mengenang dirinya

Advertisement
advertisement
advertisement
DepoToto
DepoToto

“Saya jadi merasa sangat terhormat karena bisa menjadi manajer yang menyaksikan Petr Cech sejak dia berusia muda. Bisa memberikan kepercayaan berseragam nomor satu di klub papan atas Liga Primer untuk dirinya,” ujar Jose Mourinho dengan perasaan haru biru melalui Sky Sports.

“Saya masih ingat jika setelah hari itu, semuanya selalu tentang dia. Cech lagi, Cech lagi. Semuanya selalu berbicara tentang angka-angkanya, tentang performa, tentang clean sheet, tentang gelar, dan juga tentang profesionalitasnya yang luar biasa.”

“Bagi saya hal ini (pensiun Petr Cech) menjadi sebuah kehilangan besar untuk dunia sepak bola, tapi ya yang namanya sejarah tidak akan bisa dihapus begitu saja. Selamat untuk karier Anda yang menakjubkan,” pungkas Jose Mourinho dengan sedih.