Plus Minus Antonio Conte Sebagai Manajer Manchester United, Gelar Sudah Pasti, TAPI,

Seperti telah diberitakan di situs ini sebelumnya bahwa taktisi Italia Antonio Conte dikabarkan sedang menunggu panggilan dari Manchester United, sesuatu yang bahkan membuatnya rela menolak tawaran menggiurkan untuk memimpin era baru Newcastle United.

Di sisi lain, sebelum pertandingan kontra Atalanta di Liga Champions tadi malam, SunSport melaporkan bahwa masa depan Ole Gunnar Solskjaer bisa ditentukan oleh dua hasil pertandingan Manchester United berikutnya. Satu laga lainnya adalah kontra Liverpool di Premier League.

Usai kekalahan dari Leicester City di akhir pekan di Liga Inggris, banyak fans klub yang memang secara terbuka menyatakan harapan mereka agar manajer Norwegia itu dipecat dan digantikan mantan bos Inter Milan, Antonio Conte. Tapi apakah dia memang benar-benar sosok yang tepat membesut di Old Trafford?

Advertisement
QQCepat
QQCepat
Totobet
Totobet
978Bet
978Bet

Soal Gelar, Itu Pasti

Antonio Conte adalah sosok pemenang. Dia adalah bos yang mengawali dominasi sembilan gelar Juventus di Serie A, meraih gelar Premier League di musim pertamanya bagi Chelsea dan Piala FA di musim kedua, serta hanya butuh dua tahun untuk membawa Inter Milan meruntuhkan dominasi The Old Lady di Italia dan meraih scudetto pertama sejak 2010.

Etos kerja taktisi Italia itu tentu saja tidak diragukan, sesuatu yang mungkin dibutuhkan skuad Manchester United yang kerap dituding kurang kerja keras dalam permainan sehingga membuat mereka mudah tereksploitasi oleh lawan karena bakat mereka tidak diimbangi dengan tingkat kinerja.

Tentu saja Antonio Conte adalah manajer yang juga sangat kaya taktik dan lebih berpengalaman dalam mengeola tim. Dia tahu bagaimana memaksimalkan potensi para pemainnya, seperti menjadikan pemain buangan United macam Romelu Lukaku, Alexis Sanchez, Ashley Young, dan Matteo Darmian menjadi tokoh sentral dalam kesuksesan Nerazzurri.

Bahayakan Proyek yang Dibangun Solskjaer

Alasan mengapa dewan Manchester United getol mempertahankan Ole Gunnar Solskjaer adalah karena mereka tak ingin proyek yang sedang mereka bangun akan tidak sesuai dengan manajer baru yang akan mereka tunjuk, termasuk Antonio Conte.

Mantan bos Inter Milan sangat doyan dengan pemain produk jadi dan pemain berpengalaman. Itu pula alasannya dia menolak mendatangkan Sandro Tonali selama waktunya di Giuseppe Meazza. Dia akan melakukan segalanya untuk kemenangan, dan ini bertolak belakang dengan proyek The Red Devils yang membangun skuad berbasis pemain muda.

Skuad Manchester United saat ini juga diragukan akan sesuai dan bisa mengakomodir skema favorit Antonio Conte 3-4-3 atau 3-5-2. Pemenang 13 Premier League itu tak punya banyak stok bek tengah dan gelandang pekerja, tapi punya terlalu banyak bakat menyerang yang bakal sulit masuk ke dalam formasi itu. Bayangkan bagaimana bisa menempatkan bakat seperti Marcus Rashford, Jadon Sancho, Mason Greenwood, Bruno Fernandes, Anthony Martial, dan tentu saja Cristiano Ronaldo dalam formasi 3-5-2 ala Inter Milan.

Solusi, Transfer!

Mengingat karakter Antonio Conte, Manchester United tentu saja membutuhkan transfer lebih lanjut, yang bisa membuat mereka harus mendapatkan bek tengah anyar, mungkin Milan Skriniar, dan gelandang pekerja lain seperti Declan Rice.

Man Utd XI (3-4-3) : David de Gea; Victor Lindelof, Harry Maguire, Raphael Varane; Luke Shaw, Scott McTominay, Fred, Aaron Wan-Bissaka; Marcus Rashford, Cristiano Ronaldo, Mason Greenwood

Formasi 3-4-3 ala Chelsea mungkin menjadi solusi, yang berarti penyerang sayap macam Mason Greenwood, Marcus Rashford, Anthony Martial, dan Jadon Sancho harus menunjukkan tingkat kinerja yang lebih gigih. Hanya saja Bruno Fernandes tidak sesuai dengan taktik itu. Dia bisa masuk dalam skema 3-5-2, tapi giliran empat nama di atas harus dikorbankan.

Man Utd XI (3-5-2) : David de Gea; Victor Lindelof, Harry Maguire, Raphael Varane; Luke Shaw, Scott McTominay, Paul Pogba, Bruno Fernandes, Aaron Wan-Bissaka; Marcus Rashford, Cristiano Ronaldo

Nah, jadi bagaimana menurutmu, apakah Antonio Conte adalah manajer yang tepat untuk menangani Manchester United?

AHABET
AHABET
HKINDO
HKINDO