Posisi Terbaik Anthony Martial Bukan No 9, Tapi Penyerang Kiri

Gilabola.com – Rene Meulensteen, mantan asisten pelatih di Manchester United, ikut bicara mengenai Anthony Martial, menyebutnya bukan striker murni yang bisa menghasilkan banyak gol, tapi lebih sebagai penyerang sayap.

Striker Perancis 25 tahun itu mendapatkan kesempatan tampil sebagai striker utama dan mengambil No 9 ketika Romelu Lukaku pergi ke Inter Milan pada musim panas 2019, dan pada awalnya ia cukup berhasil membuktikan dirinya.

Selama musim 2019/2020, Martial mengemas 23 gol dan 12 assist dalam 48 penampilan di semua kompetisi, menjadi pencapaian terbaiknya sepanjang karirnya, membentuk trio lini serang yang menakjubkan bersama Marcus Rashford dan Mason Greenwood.

Advertisement
QQCepat
QQCepat
TOTOBET
TOTOBET

Tapi dia memulai musim 2020/2021 secara mengecewakan, baru mencetak dua gol dari 11 penampilan, dengan bebannya semakin berat setelah Edinson Cavani berhasil menunjukkan insting golnya dalam kemenangan 2-3 di Southampton pada ajang Liga Inggris.

Sejak itu Solskjaer menurunkan Martial sebagai penyerang sayap dalam laga melawan PSG dan kontra West Ham, sementara Cavani bermain sebagai striker utama.

Meulensteen termasuk di antara mereka yang merasa bahwa manajer Norwegia memang harus mengembalikan Martial ke sayap kiri, meskipun Marcus Rashford menjadi pemain reguler di tempat itu, dengan penurunan performa yang menunjukkan bahwa sebuah perubahan diperlukan.

Mantan tangan kanan Sir Alex Ferguson di Old Trafford itu mengatakan kepada Stadium Astro, “Tidak pernah menyenangkan ketika seorang pemain merosot performanya. Saya tidak berpikir dia bermain sebanyak tahun lalu, ketika dia tampil starter di banyak pertandingan.”

“Saya pikir dengan seorang striker murni, Anda memiliki peluang untuk mencetak gol. Ada saat-saat tertentu di mana dia bisa mencetak gol, tetapi ada banyak peluang yang dia lewatkan, seperti saat melawan PSG. Jika dia mencetak gol lawan PSG, mereka akan memenangkan pertandingan.”

“Martial pemain yang bagus, dan saya masih berpikir bahwa posisi terbaiknya di sayap sebelah kiri untuk bisa membuatnya berlari dan masuk ke kotak. Saya tidak berpikir dia adalah striker yang bisa menghasilkan banyak gol.”

AHABET
AHABET