
Upaya Manchester City memangkas jarak dari puncak klasemen Liga Inggris akan mendapat ujian serius saat bertandang ke Elland Road, markas Leeds United, Minggu 1 Maret dinihari pukul 00.30 WIB. Dengan 11 pertandingan tersisa di Premier League, setiap poin kini menentukan arah persaingan gelar, terlebih The Citizens memiliki satu laga tunda yang bisa menjadi pembeda dalam perburuan dengan Arsenal.
Tiga bulan lalu, pertemuan di Etihad Stadium menghadirkan lima gol dan ditentukan oleh gol Phil Foden di masa tambahan waktu. Leeds sempat bangkit pada babak kedua, namun tetap pulang tanpa poin. Kini, situasinya berbeda. Tuan rumah datang dengan tren yang lebih stabil, sementara tim tamu membawa momentum kemenangan beruntun.
Momentum Berbeda, Tekanan Berbeda
Leeds memasuki Februari tanpa kekalahan di liga. Setelah takluk 0-4 dari Arsenal pada akhir Januari, tim asuhan Daniel Farke meraih lima poin dari tiga laga Premier League, ditambah kelolosan dari putaran keempat Piala FA. Kemenangan 3-1 atas Nottingham Forest di kandang disusul dua hasil imbang tandang melawan Chelsea 2-2 dan Aston Villa 1-1.
Namun ada pola yang mengkhawatirkan. Dalam tiga dari empat hasil imbang 1-1 terakhir, Leeds sempat unggul 1-0. Sejak awal musim 2021-22, mereka hanya mencatat tujuh clean sheet dari 43 laga liga ketika mencetak gol lebih dulu. Bahkan ketika memimpin 1-0 di babak pertama, Leeds selalu kebobolan dalam 21 pertandingan terakhir, sejak kemenangan 3-0 atas Chelsea pada Agustus 2022.
Posisi mereka di peringkat ke-15, hanya enam poin di atas zona degradasi, membuat setiap laga kandang bernilai besar. Meski demikian, rekor pertemuan tidak memihak. Leeds kalah dalam lima duel terakhir Premier League melawan Manchester City.
Di sisi lain, Manchester City kembali menempatkan diri dalam perburuan gelar. Beberapa pekan lalu, mereka tertinggal sembilan poin dari Arsenal sebelum bangkit secara dramatis di Anfield untuk mengalahkan Liverpool. Kemenangan kandang atas Fulham dan Newcastle mempertegas kebangkitan tersebut.
Nico O’Reilly, lulusan akademi, mencetak dua gol saat menundukkan Newcastle 2-1 pekan lalu. Arsenal memang masih unggul lima poin, tetapi City memiliki satu laga tunda. Kemenangan di Elland Road akan memangkas jarak menjadi dua poin dan meningkatkan tekanan terhadap sang pemuncak yang baru bermain sehari setelahnya.
Menariknya, City hanya sekali kalah dalam 14 laga liga ketika bermain sehari sebelum Arsenal. Mereka juga memenangi 24 dari 27 laga terakhir melawan tim promosi di kasta tertinggi, meski satu-satunya kekalahan itu datang dari Leeds pada April 2021 dengan skor 1-2.
Head to head Leeds United vs Manchester City:
- 29/11/2025 Liga Inggris – Manchester City vs Leeds: skor 3-2
- 06/05/2023 Liga Inggris – Manchester City vs Leeds: skor 2-1
- 28/12/2022 Liga Inggris – Leeds vs Manchester City: skor 1-3
- 30/04/2022 Liga Inggris – Leeds vs Manchester City: skor 0-4
- 14/12/2021 Liga Inggris – Manchester City vs Leeds: skor 7-0
Konsistensi Lini Depan dan Celah di Belakang
Pertanyaan yang mengemuka adalah apakah skuad anyar Pep Guardiola, yang dihuni beberapa pemain tanpa pengalaman juara liga Inggris, mampu menjaga konsistensi hingga akhir musim. Secara tren, jawabannya mengarah positif. City memenangi lima dari enam laga liga terakhir.
Namun catatan defensif melawan tim promosi menyisakan celah kecil. Dari 52 laga melawan tim yang baru naik kasta, City hanya tiga kali kebobolan minimal dua gol. Dua di antaranya terjadi saat menghadapi Leeds, termasuk kemenangan 3-2 di kandang pada November 2025.
Leeds punya kapasitas menyulitkan tim besar, terutama saat atmosfer Elland Road memanas. Anton Stach, yang mencetak gol tendangan bebas dari jarak sekitar 32 meter ke gawang Aston Villa pekan lalu, menjadi salah satu ancaman dari lini kedua. Dominic Calvert-Lewin juga diprediksi memimpin lini depan.
Manchester City masih tanpa Josko Gvardiol dan Mateo Kovacic karena cedera. Jeremy Doku menunggu evaluasi kebugaran. O’Reilly berpeluang kembali mengisi lini tengah bersama Rodri dan Bernardo Silva, sementara Erling Haaland memburu catatan khusus. Ia mencetak dua gol dalam kunjungan terakhirnya ke Elland Road pada Desember 2022 dan berpeluang menjadi pemain pertama tim tamu yang mencetak lebih dari dua gol dalam dua kunjungan beruntun ke stadion tersebut di era Premier League.
Prediksi Starting XI Leeds United: Darlow; Justin, Rodon, Struijk; Bogle, Ampadu, Gruev, Gudmundsson; Stach, Aaronson; Calvert-Lewin
Prediksi Starting XI Manchester City: Donnarumma; Nunes, Dias, Guehi, Ait-Nouri; Rodri, O’Reilly; Bernardo, Foden; Semenyo, Haaland
Laga yang Bisa Mengubah Arah
Di atas kertas, Manchester City lebih diunggulkan. Mereka memenangi dua lawatan liga terakhir ke markas Leeds dan sedang berada dalam laju positif. Namun konteks klasemen memberi warna berbeda. Leeds membutuhkan poin untuk menjauh dari zona merah, sementara City tidak boleh terpeleset jika ingin menjaga tekanan terhadap Arsenal.
Dengan karakter kedua tim yang cenderung terbuka, peluang terciptanya gol cukup besar. Leeds kerap gagal mempertahankan keunggulan, sedangkan City menunjukkan produktivitas tinggi dalam beberapa pekan terakhir.
Pertandingan ini berpotensi menjadi momen krusial dalam dua kutub klasemen sekaligus. Bagi Manchester City, tiga poin berarti menjaga napas perburuan gelar tetap hidup. Bagi Leeds United, hasil positif bisa memberi jarak aman dalam perjuangan bertahan di Premier League.
Prediksi Skor Leeds United vs Manchester City: 2-3.
Biar nggak ketinggalan update terkini, yuk follow kami di Google News di sini!