Rahasia Solskjaer Bangkitkan Kehebatan Martial Terungkap

Rahasia Cara Solskjaer Bangkitkan Kehebatan Martial Terungkap

Gilabola.com – Rahasia cara Solskjaer membangkitkan kehebatan pemain klub Liga Inggris Manchester United, Anthony Martial, akhirnya terungkap.

Ole Gunnar Solskjaer pada tanggal 23 bulan ini telah memuji apa yang dilakukan oleh Juan Mata. Kini pelatih klub Liga Inggris yang berkandang di Old Trafford Manchester United itu menjadi sorotan atas caranya membangkitkan kehebatan Anthony Martial yang sempat melempem.

Cara itu lantas dibandingkan dengan cara yang pernah dilakukan oleh mantan pelatih The Red Devils, Jose Mourinho. Setelah dibandingkan, ternyata hanya sederhana saja apa yang membedakan cara kedua manajer tersebut.

Ole memilih mengkritisi Martial di ruang ganti setelah laga imbang lawan Wolves di bulan Januari. Sejak saat itu sang pemain Prancis berubah drastis hingga sanggup mencetak 4 gol dari 6 pertandingan semua kompetisi.

Advertisement
RatuCasino77
RatuCasino77
SBOTOP
SBOTOP

Mourinho juga pernah mengkritisi Martial, namun sang pemain tetap saja melempem setelahnya. Lantas, di mana letak perbedaan cara kedua pelatih top itu dalam mengkritisi Martial? Kenapa cara Ole lebih efektif?

Solskjaer lebih jaga perasaan pemain daripada Mourinho

Ternyata jawabannya ada pada perlakuan saat kedua pelatih itu menyampaikan kritik mereka. Ole memilih secara empat mata saat mengkritik Martial di ruang ganti. Sebaliknya, Mourinho lebih suka ‘menyemprot’ Martial di depan semua orang.

Cara Ole membuat Martial tidak malu dan malah terpancing untuk bangkit. Sementara cara The Special One membuat sang pemain jadi ‘jatuh tape’ alias patah semangat. Ia tidak terpacu untuk bangkit setelah dikritik Mourinho dan malah semakin tidak produktif.

Bukan rahasia lagi jika Mourinho sanggup ‘raja tega’ memarahi Martial dan pemain Setan Merah lain di sesi wawancara usai pertandingan. Jika masih kurang sadis, Mou bahkan pernah nyaris menendang Martial ke klub lain.

Niat Mourinho saat itu digagalkan oleh Joel Glazer yang masih percaya pada potensi Martial. Kini keputusan itu terbukti tidak sia-sia saat sang pemain dipoles semua saya Ole.