Raheem Sterling Teken Kontrak Baru 3 Tahun di Manchester City

Raheem Sterling Teken Kontrak Baru 3 Tahun di Manchester City

Raheem Sterling resmi tanda tangani perpanjangan kontrak tiga tahun di Manchester City, yang akan mengikatnya di klub itu hingga 2023 mendatang.

Kesepakatan baru Raheem Sterling itu sendiri nilainya mencapai 300 ribu poundsterling atau sekitar Rp5,7 miliar dalam sepekan. Sementara kesepakatan lama pemain depan Timnas Inggris itu sendiri akan berakhir di pengujung musim depan.

Lewat kontrak barunya tersebut, Raheem Sterling pun menjadi salah satu pemain Inggris dengan bayaran terbaik di Liga Premier. “Saya senang menandatanganinya. Perkembangan saya di sini luar biasa,” ujar Raheem Sterling kepada BBC Sport.

“Saya merasakan sejak saat saya tiba di sini, itu menjadi pilihan yang tepat untuk saya. Ini terbayar dan saya benar-benar bersyukur,” tambahnya.

BACA:  Jose Mourinho Punya Rencana Jahat Gagalkan Kemenangan City

Diakui Sebagai Salah Satu Penyerang Terbaik di Inggris

Sterling yang telah mencetak tujuh gol untuk Manchester City musim ini, bergabung dengan the Citizens dari Liverpool pada tahun 2015. Dia mencetak 23 gol musim lalu, saat The Blues memenangkan Liga Premier dan Piala Liga.

Sementara bersama Timnas Inggris, Sterling telah kantongi 46 caps. Dia mencetak dua gol untuk Inggris di laga melawan Spanyol bulan lalu – gol internasional pertamanya selama tiga tahun terakhir.

“Ini menjadi momen penting bagi klub. Raheem telah meningkat secara dramatis dalam dua musim terakhir, dan sekarang menjadi salah satu penyerang terbaik Liga Premier. Statistik telah membuktikannya,” ujar direktur sepakbola Manchester City, Txiki Begiristain.

BACA:  Pep Guardiola Dipanggil FA Soal Komentari Wasit Derby Manchester

“Dia cepat, kuat dan sangat baik di depan gawang – semua yang dibutuhkan pemain modern untuk menjadi pemain unggul,” tambahnya.

Kesepakatan baru itu tercapai pada pekan lalu, bersamaan dengan tuduhan yang dilontarkan majalah berita Jerman, Der Spiegel, bahwa City menutupi dana besar yang diperolehnya dari pemilik klub dan menyebutnya sebagai kesepakatan sponsor agar sesuai aturan Financial Fair Play (FFP) UEFA.