Rapor Barisan Bek Liverpool 5,1 Trilyun, Kalah 7-2 Lawan Tim Degradasi

Rapor Barisan Bek Liverpool 5,1 Trilyun, Kalah 7-2 Lawan Tim Degradasi

Gila Bola – Katanya Trent Alexander-Arnold, Virgil van Dijk, Andrew Robertson dan Joe Gomez, adalah deretan bek terbaik pada posisinya masing-masing, tapi The Reds kalah dibantai 7-2 melawan tim yang nyaris degradasi dari Premier League musim lalu!

Bahkan menurut transfermarkt.com, nilai kuartet bek Liverpool mencapai 5,1 Trilyun rupiah harga pasarnya, ternyata kalah melawan Aston Villa yang keseluruhan skuad mereka harganya hanya 4,7 Trilyun rupiah saja!

Tentu saja kekalahan berat The Reds melawan The Villans ini sekali lagi menunjukkan betapa gilanya Premier League musim ini, bak gilanya tahun 2020 yang tidak terasa hampir habis karena dunia disibukkan dengan coronavirus. Berikut rapor pemain Liverpool usai pembantaian sadis dari Aston Villa di Villa Park, hanya satu pemain yang nggak malu-maluin!

Pemain Bertahan

  • Adrian – 1.0 : Turun menggantikan Alisson Becker yang cedera, Adrian malah menampilkan performa horor dengan kesalahan umpannya mengawali gol Ollie Watkins dan itu membuka berondongan 7 gol ke gawangnya dalam malam kelam di kandang Villa.
  • Trent Alexander-Arnold – 2.0 : Melakukan beberapa keputusan buruk dalam bertahan dan umpannya banyak yang sia-sia. Jack Grealish sering mengalahkannya dalam duel mereka dan mengeksploitasi betapa buruk kemampuan defensif Alexander-Arnold dengan gol-gol banyak datang dari sisi kanan pertahanan The Reds.
  • Joe Gomez – 2.0 : Dia melakukan tekel lemah untuk gol kedua Watkins dan permainannya terus memburuk seiring berjalannya waktu. Joe Gomez sering meninggalkan ruang untuk dieksploitasi para penyerang Villa dan dia kemudian ditarik saat skor sudah 5-2.
  • Virgil van Dijk – 3.0 : Membelokkan tembakan John McGinn untuk menjebol gawang timnya sendiri. Cukup baik dalam duel-duel udara tapi secara keseluruhan benar-benar tertekan dan gagal bangkit dari banjir serangan Villa yang bermain sangat efektif.
  • Andrew Robertson – 4.0 : Mencoba memberikan energi dan kualitas yang konstan di sayap kiri serta terhubung dengan baik dengan Gini Wijnaldum serta Diogo Jota. Sejujurnya tidak terlalu bersalah atas gol-gol yang bersarang ke gawang Adrian.

Gelandang

  • Fabinho – 3.0 : Kurang nyaman dalam tekanan saat menguasai bola dan kesulitan mengatasi masalah di lini tengah. Kurangnya kecepatan terkadang mengkhawatirkan. Tidak jauh lebih baik ketika beralih ke posisi bek tengah selama setengah jam terakhir.
  • Naby Keita – 3.5 : Dalam serangan, gelandang Guinea ini cukup baik menguasai bola dan melakukan operan-operan cerdas. Tapi pekerjaan defensifnya meninggalkan banyak celah di pertahanan dan kurangnya kecepatan membuat dia gagal mengatasi serangan eksplosif Villa yang bermain agresif dan cepat.
  • Gini Wijnaldum – 3.0 : Nyaris tidak melakukan pekerjaan yang berarti selama permainan kecuali satu umpan indah pada babak pertama, sementara dalam beberapa kesempatan gelandang Belanda itu tampak kebingungan dengan perannya di lini tengah.

Penyerang

  • Mohamed Salah – 6.0 : Pemain Mesir ini ingin melangkah lebih jauh tanpa Sadio Mane dan dia pantas mendapatkan pujian atas usahanya, terlepas dari skor akhir. Pemain berjuluk The Pharaoh ini mencetak gol ke-100 di sepak bola Inggris, menjadikannya sedikit titik terang dari malam kelam Liverpool di Villa Park.
  • Diogo Jota – 4.0 : Bekerja keras menghasilkan sesuatu dari sisi kiri, menjalin kerjasama yang baik dengan Andrew Robertson dan mengirimkan 4 tembakan. Hanya penyerang Portugal itu kurang dalam sentuhan akhir dan tetap menjadi opsi yang menarik di laga-laga berikutnya.
  • Roberto Firmino – 4.0 : Sebenarnya secara statistik tidak terlalu mengecewakan dengan 4 dribel dan 2 tembakan, termasuk satu yang memaksa Emiliano Martinez melakukan penyelamatan dari jarak dekat. Tapi di sisi lain, Roberto Firmino juga kerap salah umpan dan sangat buruk memimpin lini depan untuk Liverpool.

Pengganti

  • Takumi Minamino – 4.0 : Memberikan sedikit energi di lini tengah The Redstapi tetap tidak bisa berbuat banyak atas kekalahan berat timnya.
  • Curtis Jones – 4.0 : Kadang melakukan beberapa pergerakan yang bagus, tapi secara keseluruhan tidak menghasilkan dampak berarti.
  • James Milner – 4.5 : Memberikan segalanya khas James Milner, tapi dia masuk ketika laga sudah berakhir.