Roberto Carlos Ungkap Nyaris Gabung Chelsea Pada 2007, Gagal Karena Ini

Gila Bola – Bek kiri Brasil Roberto Carlos yang memiliki tendangan sangat keras itu, mengakui bahwa ia “sedikit lagi” akan bergabung ke Chelsea pada 2007 sebelum kesepakatan itu gagal pada saat-saat terakhir.

Roberto Carlos menghabiskan 11 tahun di Real Madrid, memenangkan 13 trofi dalam 527 penampilannya untuk Los Blancos dan pemain Brasil itu masih memiliki banyak pengagum setelah kepergiannya pada 2007.

Pada usia 34 tahun, Roberto Carlos dianggap masih memiliki kemampuan mumpuni, dan bek tersebut mengungkapkan bahwa ia “sedikit lagi” akan bergabun ke skuad asuhan Jose Mourinho di Stamford Bridge.

Advertisement
RatuCasino77
RatuCasino77
K9Win
K9Win

“Saya punya dua proposal, Fenerbahce dan Chelsea. Chelsea tidak berhasil jadi saya menandatangani kontrak dengan Fenerbahce,” kata pemenang Piala Dunia 2006itu. “Tapi, dengan Chelsea, itu sebenarnya sudah sangat dekat. Itu benar-benar disetujui dan saya hanya harus pergi ke sana dan menandatangani kontrak.”

Sayangnya, pada saat-saat terakhir ada masalah dengan pengacaranya. “Hanya seminggu sebelum saya teken kontrak dengan Fenerbahce, saya pergi ke Paris untuk bertemu Roman Abramovich dan Peter Kenyon. Itu semua sudah disepakati, dan saya 100 persen yakin saya akan tampil baik di Liga Inggris dan itu sesuai dengan karakteristik saya.”

Jose Mourinho, saat itu dalam masa tugas pertamanya di Stamford Bridge, sebenarnya memiliki Ashley Cole untuk lini belakang Chelsea, dan sedang mencari perbaikan pada opsi cadangan Wayne Bridge, selain Roberto Carlos juga bisa digeser dalam peran yang lebih ofensif.

Roberto Carlos pada akhirnya berlabuh ke klub Turki Fenerbahce, bermain selama tiga musim, tampil dalam 104 penampilan di berbagai kompetisi, menyumbang 10 gol dan 13 assist, serta membantu klub memenangkan dua Piala Super Turki.

Menariknya, sang legenda yang kini bekerja sebagai marketing di Real Madrid itu juga sempat memiliki kesempatan lain untuk berkarir di Inggris saat Aston Villa ingin mengontraknya ketika dia masih bermain di Brasil pada 1995, tetapi The Villa tidak dapat memenuhi banderol harganya dan dia kemudian pindah ke Inter Milan sebagai gantinya.