Roberto Firmino Dipuji Mantan Kiper Liverpool

Roberto Firmino Dipuji Mantan Kiper Liverpool

Gilabola.com – Roberto Firmino dipuji mantan kiper Liverpool, Adam Bogdan. Eks kiper klub Liga Inggris itu sekalian nostalgia dilatih Jurgen Klopp.

Pada saat Adam Bogdan jarang kebagian main di tim utama Liverpool, tetap saja dirinya mendapatkan kemewahan bisa latihan bareng para pemain kelas dunia. Bukan hanya sesekali saja, namun setiap harinya ia bisa melihat kehebatan para pemain top The Reds di sesi latihan.

Kubu The Reds dulunya sempat membuat kejutan dengan membeli Adam dari Bolton di tahun 2015. Pemain berdarah Hungaria itu datang dengan bebas transfer dan langsung menjadi pelapis Simon Migonlet meski berharap bisa jadi kiper utama.

Mantan The Reds itu lantas mengenang masa singkatnya dibawah kepelatihan Jurgen Klopp kepada LE. Ia juga mengakui terkesan pada penampakan Roberto Firmino yang saat itu baru datang dari Hoffenheim di musim panas tahun 2015 dahulu kala.

Advertisement
advertisement
advertisement
Ratu Casino 77
Ratu Casino 77

“Gilak, saya langsung terpana melihat permainan Firmino. Dia benar-benar pemain kunci bagi klub. Kalian bisa mengakui kalau dia memang spesial,” puji Bogdan kepada Mirror.

“Dia sempat cedera saat saya debut dengan cedera belakang badan hingga ia perlu rehat beberapa pekan. Bagi dia, Jurgen Klopp datang dan tahu kalau dia juga dari Jerman dan itu menjadi salah satu faktor penting mereka cepat klop.”

Roberto Firmino membuktikan diri pantas masuk tim utama Liverpool

“Dia memastikan kalau keberadaan dirinya di tim benar-benar nyata. Roberto menunjukkan ke pelatih kalau dia memang pemain yang cocok dengan filosofi permainan dan taktik yang ingin dimainkan oleh Klopp.”

“Kalian pasti bisa melihat itu di sesi latihan. Sentuhan, umpan, serangan balik, kalian pasti gagal merebut bola dari dirinya, sikapnya, pokoknya semuanya sempurna. Perlu waktu di pertandingan untuk adaptasi sistem yang ingin manajer terapkan, tapi di latihan kalian pasti bisa melihatnya.”

Bogdan sendiri saat ini bebas transfer setelah meninggalkan The Reds musim panas ini. Ia bahagia jika mengenang masa empat tahun berseragam The Reds dengan perasaan yang campur aduk.

“Saya rasa benar-benar campur aduk ya. Oke memang bukan cerita sukses, karena kalau iya saya pasti sudah dapat kontrak baru. Kalau dapat perpanjangan kontrak pasti saya akan sukses, tapi kalau membahas masa-masa saat masih ada di sana saya sudah belajar banyak, termasuk tentang kemampuan saya,” pungkasnya.