Rodri Memang Offside, Tapi Bukan Pelanggaran & Gol Silva Sah, Ini Penjelasannya!

Gilabola.com – Manajer Aston Villa Dean Smith mengira bahwa timnya dirugikan oleh keputusan wasit dan VAR yang mengesahkan gol pembuka Manchester City yang dicetak Bernardo Silva sekitar 10 menit sebelum laga bubaran, tapi kenyataannya tidak demikian.

Aston Villa hanyalah korban dari aturan offside IFAB dan tidak dirugikan karena keputusan pengadil lapangan ataupun VAR yang mengesahkan gol pembuka Manchester City dalam kemenangan 2-0 di Etihad Stadium pada Kamis (21/1) dini hari WIB, kata mantan wasit Liga Inggris Dermot Gallagher.

Dean Smith dikartu merah karena protes kerasnya terhadap gol Bernardo Silva yang memecah kebuntuan tuan rumah, menuding bahwa gol tersebut seharusnya dianulir karena Rodrigo berada dalam posisi offside sebelum merebut bola dari Tyrone Mings dan mengumpan kepada playmaker Portugal.

Advertisement
QQCepat
QQCepat
Totobet
Totobet
978Bet
978Bet

Pada akhirnya pengadil lapangan dan VAR tetap mengesahkan gol tersebut, dengan Manchester City kemudian berhasil menambah satu gol lagi di akhir pertandingan melalui penalti Ilkay Gundogan ketika sundulan Gabriel Jesus mengenai tangan Matthew Cash.

Dermot Gallagher, yang menghabiskan 15 tahun sebagai wasit di Liga Inggris hingga 2007, mengatakan bahwa Villa tidak dirugikan oleh VAR atas gol pembuka Manchester City, mengatakan bahwa protes mereka seharusnya diarahkan ke Dewan Asosiasi Sepak Bola Internasional (IFAB) soal aturan offside yang akhirnya merugikan mereka.

“Saya pikir ini adalah kasus Aston Villa menjadi korban aturan offside IFAB daripada keputusan wasit atau VAR,” katanya kepada Premier League Productions  “Anda melihat Rodri dalam posisi offside, jelas dia berada dalam posisi offside tapi itu bukanlah pelanggaran. Ketika Tyrone Mings mulai mengendalikan bola, dia dinilai telah mengambil alih penguasaan bola dan karenanya, begitu bola telah lepas dari kontrol dada Mings, Rodri bisa merebutnya.”

“Begitulah hukum dibuat. Tampaknya sangat tidak menyenangkan bagi semua orang. Sayangnya, karena begitulah memang aturan yang sudah ditetapkan, begitulah adanya. Hal yang menakjubkan adalah bahwa bahkan Rodri sempat berhenti sejenak jadi dia mungkin berpikir bahwa dia offside. Jadi korban di sini adalah Aston Villa karena aturan offside IFAB, bukan VAR.”

AHABET
AHABET
HKINDO
HKINDO