Romelu Lukaku Hadapi Situasi Suram di Manchester United

Romelu Lukaku Hadapi Situasi Suram di Manchester United

Gilabola.com – Romelu Lukaku hanya duduk di bench Singapore National Stadium saat rekan-rekannya di Manchester United berlatih jelang laga persahabatan kontra Inter Milan, Sabtu (20/7) sore WIB. Pemain Belgia itu seakan merasa situasinya kini makin suram.

Hanya bisa menyaksikan rekan-rekan satu timnya berlatih, menjadi situasi yang tak bisa dilewatkan striker asal Belgia itu setelah karirnya di musim lalu berakhir dengan kondisi yang juga tak menyenangkan.

Lukaku tentunya khawatir, di musim depan dia harus terbiasa lakukan hal sama seperti saat ini: mendekam di bangku cadangan United, sementara dia sangat ingin meninggalkan Old Trafford musim panas ini. Idealnya, Romelu Lukaku datang ke Singapura bersama United untuk lakoni laga persahabatan melawan Inter Milan, lalu pergi dengan skuad asuhan Antonio Conte itu ke Italia. Proses mencapai kesepakatan yang dilakukannya saat ini telah memungkinkan dia bekerja sama dengan ‘manajer terbaik di dunia’, Antonio Conte.

Tapi, tampaknya harapan itu sulit terwujud. Dengan jendela transfer yang akan berakhir tiga pekan lagi, Lukaku sampai saat ini masih menjadi pemain Manchester United. Pelatih Ole Gunnar Solskjaer juga diperkirakan tak akan mengubah status tersebut. Demikian diungkapkan MEN.

Solksjaer Lebih Percaya Rashford Pimpin Lini Serang

Advertisement
advertisement
advertisement
DepoToto
DepoToto

Saat ini, Solskjaer sudah menaruh kepercayaannya pada Marcus Rashford untuk memimpin lini depan United musim depan – sebuah keputusan yang meyakinkan Lukaku untuk hengkang. Kini, bukan cuma dia belum pernah menendang bola dalam pramusim MU kali ini, tapi pemain 26 tahun itupun melihat prospek karirnya akan turun pada musim depan.

Jika Romelu Lukaku berharap dia akan menjadi pendukung Rashford, maka performa Mason Greenwood yang ‘dewasa sebelum waktunya’, mungkin akan menjadi pukulan bagi harapan Lukaku di Manchester. Pasalnya, pemain 17 tahun tersebut telah menjadi salah satu pemain bintang United di laga melawan Perth Glory dan Leeds United, sementara dia tampaknya juga akan mendapat peluang bermain di tim utama musim depan.

Solskjaer juga memuji ‘Anthony Martial baru’ yang dia lihat sejauh musim panas ini, sementara Alexis Sanchez akan kembali berlatih segera setelah dia pulang dari Copa America di Brasil.

Solskjaer Lakukan Pendekatan Berbeda

Walaupun keduanya pemain sayap kiri yang nominal, mereka juga bisa bermain di lini tengah, dan mungkin menjadi opsi yang lebih baik di skuad Solskjaer yang punya energi dan tekanan tinggi.

Cara United menekan lawan telah menjadi salah satu jalan keluar sejauh pramusim saat ini, di mana lini tengah dan serang berusaha untuk mengalahkan Perth Glory dan Leeds United.

Ini tentunya menjadi perubahan dari pendekatan yang dilakukan Jose Mourinho, dan bukan gaya yang diketahui Lukaku saat ia datang ke Old Trafford. Dalam kurun waktu dua tahun perannya di klub hampir menjadi usang. Rashford, Greenwood, Martial, bahkan kemungkinan juga Sanchez, semuanya lebih cocok untuk bermain sebagai striker sentral saat ini.