Ryan Giggs Marah Besar Tak Jadi Terpilih Menangi Premier League Hall of Fame

Gilabola.com – Kurang apa sih Ryan Giggs di sepak bola Inggris? Dia adalah pemain tersukses di kompetisi terelit Inggris ini, termasuk kolektor gelar liga terbanyak dengan 13 trofi Premier League selain sederet trofi bergengsi lainnya. Tapi anehnya dia tak jadi terpilih untuk Premier League Hall of Fame, kemungkinan hanya karena kontroversinya saat ini.

Legenda Manchester United Ryan Giggs dikatakan sangat marah karena ia dicopot sebagai pilihan asli untuk penghargaan Premier League Hall of Fame dan digantikan oleh mantan striker Arsenal Thierry Henry .

Sosok yang kini menjadi manajer Wales itu diabaikan saat Thierry Henry dan Alan Shearer dinobatkan sebagai dua pilihan pertama untuk memenangi Hall of Fame, sementara Ryan Giggs juga tidak dimasukkan dalam daftar 23 pemain nominasi di mana para fans dapat memilih enam pemain berikutnya untuk dilantik.

Advertisement
QQCepat
QQCepat
TOTOBET
TOTOBET

Keputusan pihak Premier League untuk mengeliminasi legenda besar Manchester United itu datang pada menit-menit terakhir karena Ryan Giggs didakwa menyerang dua wanita, dengan pemenang dua Liga Champions itu sudah membantah segala tuduhan dan mengaku tak bersalah.

Tentu saja dieliminasinya Ryan Giggs dari pemenang atau sekedar nominasi Premier League Hall of Fame sangatlah tidak etis karena faktanya bahwa di antara sisa nominasi lainnya, ada juga para mantan pemain yang pernah menghadapi tuntutan pengadilan atau menerima hukuman pidana, baik selama karir bermain ataupun sesudahnya.

Channel Gilabola di Youtube

Sebut saja John Terry yang pernah terlibat kasus perselingkuhan dengan istri mantan rekan senegaranya sendiri Wayne Bridge yang membuat gaduh jagat sepak bola kala itu, tapi mantan kapten Chelsea itu tetap terpilih untuk masuk nominasi.

Tak pelak Ryan Giggs dikatakan sangat kecewa karena dia diadili untuk keluar dari penghargaan Premier League Hall of Fame sebelum kasus pengadilan disidangkan sementara dia yakin bahwa dia tidak bersalah. Harusnya asal praduga tak bersalah tetap dikedepankan.

Legenda berusia 47 tahun itu juga tidak akan melatih timnas Wales di Kejuaraan Eropa musim panas ini. Sementara diabaikannya namanya di Premier League Hall of Fame tentu sangat mengecewakan, mengingat dia merupakan mantan pemain paling berprestasi dalam sejarah sepak bola Liga Inggris.

Sepanjang karir bermainnya yang dihabiskan hanya di Manchester United, Ryan Giggs sukses memenangi 13 Premier League, dua Liga Champions, empat Piala FA, empat Piala Liga, sembilan Community Shield, satu Piala Dunia antarklub, satu Piala Interkontinental, dan satu Piala Super Eropa.

AHABET
AHABET