Saking Hebatnya Pemain Burnley Ini, Karir Kiper Liverpool Dalam Bahaya

Saking Hebatnya Pemain Burnley Ini, Karir Kiper Liverpool Dalam Bahaya

Gilabola.com – Satu dari empat rekor Liga Inggris yang bisa dipecahkan oleh Liverpool gagal terjadi usai The Reds ditahan imbang 1-1 oleh Burnley tadi malam pada pekan 35 Premier League di Anfield.

Rekor memenangkan semua laga kandang musim ini dipastikan gagal dipecahkan oleh Liverpool setelah mereka cuma bisa imbang 1-1 lawan Burnley pada Sabtu (11/7) malam. Sisa tiga rekor lainnya, poin tertinggi semusim, jumlah total kemenangan semusim, serta jarak poin dengan urutan kedua pada akhir musim, seluruhnya masih bisa dipecahkan dengan tiga laga tersisa sampai akhir musim.

Tuan rumah unggul jauh dalam permainan, menguasai hingga 71 persen penguasaan bola dan melepaskan 23 tembakan ke gawang. Namun performa gemilang Nick Pope yang melakukan hingga delapan penyelamatan membuat The Reds harus puas hanya dengan sebiji gol lewat Andrew Robertson. Salah satunya terjadi pada sekitar menit 17 saat Mohamed Salah menyambar bola jarak pendek tapi berhasil ditepis keluar dengan gerak refleks Nikc Pope.

Advertisement
RatuCasino77
RatuCasino77

Sementara gol balasan tim tamu dilesakkan Jay Rodriguez pada pertengahan babak kedua melalui assist James Tarkowski. Dan berikut rapor pemain Liverpool dalam laga imbang 1-1 melawan Burnley.

Alisson Becker – (6/10) – Tidak mampu berbuat banyak dalam gol penyeimbang Jay Rodriguez, dan hanya melakukan satu penyelamatan selama 90 menit. Alisson bekerja sangat keras setiap kali Burnley mendapat tendangan sudut, dan ia melakukan cukup baik dalam situasi seperti itu.

Andy Robertson – (7/10) – Mencetak gol pembuka melalui sundulan melengkung yang indah. Pekerjaan ofensifnya seperti biasa sangat baik sehingga sangat disayangkan Liverpool gagal meraih tiga poin.

Joe Gomez – (6/10) – Tidak terlihat nyaman dalam menghadapi bola-bola panjang Burnley yang diarahkan kepada Jay Rodriguez dan Chris Wood. Dua kali kalah dalam duel udara.

Virgil van Dijk – (7/10) – Van Dijk untungnya bermain lebih baik dalam menetralisir bola panjang tim tamu dan sangat tangguh dalam duel udara. Mungkin dia akan kecewa gagal mengkaver gol Rodriguez, tapi tak bisa disalahkan.

Neco Williams – (7/10)- Bermain lebih baik di sisi kanan ketimbang saat dimainkan di sisi kiri seperti sebelumnya. Melakukan pekerjaan ofensif yang cukup baik, meski tak seefektif Trent Alexander-Arnold tentu saja.

Fabinho – (7/10) – Bisa dibilang bahwa Fabinho adalah satu-satunya pemain yang benar-benar menghidupkan lini tengah. Umpan-umpannya juga sangat baik, termasuk menghasilkan assist untuk Robertson.

Gini Wijnaldum – (6/10) – Memiliki sedikit pengaruh pada permainan. Sering berada di posisi yang bukan seharusnya sehingga justru mengurangi konstribusinya bagi tim.

Curtis Jones – (7/10) – Menunjukkan talenta yang menjanjikan, memiliki keseimbangan di lini tengah. Curtis memanfaatkan peran untuk bermain bebas di lini tengah dengan percaya diri, meski terkadang terlihat ambisius.

Mohamed Salah – (7/10) – Seharusnya bisa mencetak gol pada menit akhir, sayang finishingnya lemah. Terlihat sangat lapar di depan gawang lawan untuk memenangi hadiah Sepatu Emas musim ini, tapi kurang beruntung hari ini.

Sadio Mane – (7/10) – Menghadapi pertahanan solid Burnley, Mane mampu membuka ruang dengan berbagai trik mengagumkan. Hanya karena kehebatan Pope yang mencegahnya mencetak gol.

Roberto Firmino – (7/10) – Permainannya dalam membangun serangan tim sangat baik. Sentuhan pertamanya juga luar biasa. Memiliki peluang mencetak gol pada menit ke-48, sayang membentur mistar.

Rating Pemain Pengganti Liverpool

Naby Keita – (6/10) – Mungkin seharusnya menjadi starter untuk menambah kreativitas di lini tengah. Kurang memberikan pengaruh saat turun dari bench.

Trent Alexander-Arnold – (6/10) – Umpannya berhasil menemukan Mo Salah yang berada di posisi kosong pada menit akhir pertandingan, sayang gagal menjadi assist karena penyerang Mesir itu gagal mengkoversinya sebagai gol kemenangan.

Alex Oxlade-Chamberlain – (5/10) – Masuk pada 9 menit akhir laga, hanya sempat melakukan empat kali umpan.