Salahkan Fans Liverpool Atas Kepergiannya dari Anfield, Wijnaldum Dikecam Carragher

Gilabola.com – Georginio Wijnaldum baru-baru ini menyebut bahwa perilaku fans Liverpool yang selalu menyalahkannya saat mereka kalah menjadi salah satu alasannya untuk angkat kaki dari Anfield, dan kini komentar itu mendapatkan balasan keras dari Jamie Carragher.

Jamie Carragher membalas komentar Georginio Wijnaldum yang mengatakan bahwa pelecehan para fans The Reds di media sosial sebagai alasan kepergiannya, dengan legenda Liverpool menuding bahwa kepergian gelandang Belanda itu murni hanya karena uang.

Pemain berusia 30 tahun itu telah resmi meninggalkan Anfield di musim panas ini secara bebas transfer setelah gagal menyetujui kontrak baru, saat dia meminta kenaikan gaji yang signifikan yang tidak bersedia dipenuhi oleh pihak Merseyside.

Advertisement
QQCepat
QQCepat
Totobet
Totobet
978Bet
978Bet

Dia sempat banyak dikabarkan akan bergabung dengan Barcelona, sebelum Paris Saint-Germain membajak langkah transfer tersebut usai menawarkan bayaran gaji yang jauh lebih menggiurkan kepada mantan pemain Newcastle United tersebut.

Tapi baru-baru ini Georginio Wijnaldum mengatakan bahwa perilaku buruk fans Liverpool di media sosial kepadanya adalah salah satu alasan kepergiannya dari klub, mengatakan kepada The Times, “Di media sosial jika kami kalah, saya selalu yang disalahkan, mengatakan bahwa saya ingin pergi. Ada saat ketika saya seperti, ‘Wow, jika saja mereka tahu apa yang saya lakukan untuk tetap fit dan memainkan setiap pertandingan’.”

Kini komentar gelandang Belanda itu langsung mendapatkan balasan dari Jamie Carragher, yang mengatakan via akun twitternya, “Saya suka Gini tapi komentarnya sama sekali tidak benar, media sosial adalah sirkus dan setiap klub memiliki badut.”

“Matikan notifikasi Anda dan jika itu sangat mengganggu Anda, hapus saja sekalian aplikasinya! Dia hanya menginginkan lebih banyak uang, tapi klub mengatakan tidak, itulah sepak bola!”

Sebenarnya kata-kata Jamie Carragher memang tidak salah. Georginio Wijnaldum sempat memiliki negoisasi dengan Liverpool untuk kontrak baru tapi akhirnya gagal karena permintaan kenaikan gajinya tidak bisa dipenuhi pihak klub.

Dia kemudian seolah hampir pasti akan bergabung ke Barcelona, tapi ketika Paris Saint-Germain datang dengan godaan gaji yang jauh lebih menggiurkan senilai Rp 171 Milyar per tahun, hampir dua kali lipat dari yang ditawarkan Blaugrana, dia kemudian membelot ke Parc des Princes. Ini cukup membuktikan bahwa uang adalah motivasi sebenarnya bagi gelandang Belanda itu.

AHABET
AHABET
HKINDO
HKINDO