Sebentar Lagi Kita Harus Panggil Bintang MU: Doktor Marcus Rashford!

Doctor Marcus Rashford

Gilabola.com – Penyerang Manchester United Marcus Rashford akan menerima gelar doktor kehormatan dari Universitas Manchester akhir musim panas ini.

Penghargaan tersebut, yang merupakan penghargaan tertinggi yang dapat diberikan universitas, dan akan menjadi “kampanye luar biasa melawan kemiskinan anak di luar lapangan dan prestasi olahraga yang luar biasa di lapangan”.

Rashford tentu saja bukan tanpa alasan untuk bisa mendapatkan penghargaan bergengsi ini. Pada Juni lalu, penyerang jebolan akademi klub Manchester United ini berhasil meyakinkan agar pemerintah memperpanjang skema kupon makanan sekolah gratis selama liburan musim panas.

Kala itu Rashford mengeluarkan surat terbuka yang ditujukan ke Pemerintah Inggris dan mendesak mereka untuk melanjutkan program voucher makan gratis kepada anak-anak yang membutuhkan.

Advertisement
RatuCasino77
RatuCasino77

Kampanye yang dilakukan oleh pemain Manchester United itu mendapatkan banyak dukungan dari berbagai pihak, yang akhirnya memaksa Perdana Menteri Inggris, Boris Johnson, mengabulkan permintaan Rashford tersebut.

Tidak hanya itu, pemilik 38 penampilan bersama timnas Inggris itu juga membantu memimpin sebuah inisiatif dengan badan amal FareShare untuk mengumpulkan dana guna membantu memasok makanan bagi anak-anak selama pandemi coronavirus.

Pada usia 22 tahun, Rashford pun kini akan menjadi penerima gelar kehormatan termuda dari universitas dan bergabung dengan Sir Alex Ferguson dan Sir Bobby Charlton dalam daftar mereka yang telah menerima gelar kehormatan tersebut.

Dia berkata, “Ini adalah hari yang membanggakan bagi saya dan keluarga saya. Ketika Anda melihat nama-nama besar yang telah diberikan gelar doktor ini di masa lalu.”

“Kami masih memiliki jalan panjang untuk memerangi kemiskinan anak di negara ini tetapi menerima pengakuan dari kota Anda berarti kami sedang menuju ke arah yang benar dan itu sangat berarti.”

Selama lockdown, Rashford bekerja sama dengan badan amal kemiskinan dan limbah makanan, FareShare, sebuah kolaborasi yang menghasilkan 362 miliar rupiah dalam bentuk sumbangan finansial dan menyediakan 3,9 juta makanan untuk didistribusikan ke negara yang paling rentan setiap minggu selama pandemi ini. .