Selangkah Lagi ke Final Liga Champions, Thomas Tuchel Ungkap Bedanya Melatih PSG dan Chelsea

Gila Bola – Thomas Tuchel ungkap perbedaan mengasuh PSG dan Chelsea, saat ia tinggal selangkah lagi membawa The Blues melaju ke final Liga Champions di musim pertamanya di Stamford Bridge.

Tuchel ungkap bagaimana kehidupannya sejauh ini di London Barat, sejak menggantikan Frank Lampard di bulan Januari. Ia didepak PSG di bulan Desember 2020, dan hanya menganggur beberapa pekan saja sebelum akhirnya kembali ke ruang ganti klub.

Walau pelatih asal Jerman itu belum pernah melatih di Inggris sebelumnya, Tuchel tak butuh waktu lama untuk berikan dampaknya, di mana Chelsea hanya kalah dua kali dalam 23 pertandingan perdana di bawal asuhan Tuchel.

Advertisement
QQCepat
QQCepat
TOTOBET
TOTOBET

Penampilan ini bahkan membuat Chelsea berhasil memantapkan diri untuk memimpin perburuan empat besar di Liga Premier, serta amankan tiket ke final Piala FA dan tinggal 90 menit lagi amankan tempat di final Liga Champions – keberhasilan yang dilakukan Thomas Tuchel musim lalu di PSG.

Tapi, meskipun mantan pelatih Borussia Dortmund itu menikmati awal karirnya yang meroket di Stamford Bridge, Tuchel mengaku harus hadapi masa transisi dari sepak bola Prancis ke sepak bola Inggris yang sangat menantang.

“Pindah dari Ligue 1 ke Liga Premier? Ini kehidupan yang kejam, jujur saja, sangat sangat berat,” tandas Tuchel kepada L’Equipe yang dilansir Football.London dari Le10 Sport.

“Di Prancis, kami mainkan jumlah pertandingan yang sama, dua ajang perebutan piala dan terdapat pula 20 tim dalam kompetisi setiap musimnya. Tapi intensitas dan tantangan kompetisi benar-benar sangat berbeda di sini. Sebuah level yang benar-benar berbeda,” ungkap Thomas Tuchel.

“Kompetisi yang sangat kejam, membuat Anda merasa sendirian dan harus bangun pagi-pagi. Tak ada waktu untuk bernapas, tak punya banyak waktu untuk duduk, bersantai atau merasa nyaman,” tandasnya.

“Semua orang berada di garis depan. Para pemain sadar betul dengan tantangan dan persyaratan ini. Mereka harus siap untuk segera memulihkan kondisi, untuk segera lakukan tugas mereka, selama waktu yang mereka habiskan di sini, di klub ini,” ujar pelatih berusia 47 tahun itu.

“Semua orang di klub ini sadar betul apa yang harus mereka lakukan untuk tetap bugar.  Itu mengapa mereka benar-benar mengesankan,” ujar Thomas Tuchel.

“Kami hadir di setiap pertandingan dengan pengetahuan dan kepercayaan diri yang tinggi bahwa kami telah mempersiapkannya dengan sempurna, dan bahwa kami bisa tunjukkan penampilan di level tertinggi dan beradaptasi,” tambahnya.

Di semi-final leg pertama, Chelsea bermain imbang 1-1 melawan Real Madrid di Spanyol. Bahkan The Blues sempat memimpin 0-1 hingga akhirnya Karim Benzema menyelamatkan Los Blancos. Namun, hasil itu tentunya membuat The Blues memiliki keunggulan gol tandang dari Madrid, dan final Liga Champions pun sudah di depan mata.