Skenario Liga Prancis Rugikan Manchester City, Wolves, dan Arsenal

Manchester City, Wolves, Arsenal Paling Rugi Dengan Skenario Prancis

Gilabola.com – Terungkap bahwa Manchester City, Wolves dan Arsenal adalah tiga tim yang paling dirugikan jika Liga Inggris mengadopsi skenario Liga Prancis dalam menetapkan urutan terakhir klasemen. Siapa yang untung? Tim biru!

Seperti Anda sudah tahu tadi malam otoritas Liga Prancis mengumumkan pembubaran kompetisi mereka itu karena pemerintah setempat melarang adanya aktivitas sepak bola sampai dengan bulan September 2020. Nah, pembubaran bukan berarti tidak ada juara serta degradasi-promosi.

Saat ini ada tiga skenario untuk menetapkan urutan klasemen Liga Prancis. Dan dengan kompetisi Liga Inggris saat ini juga terhenti tanpa ada kepastian akan dilanjutkan kembali, banyak pendukung yang menghitung-hitung bagaimana jika skenario Liga Prancis itu diterapkan di Premier League.

Ketiga opsi itu adalah, pertama menganggap laga-laga  Ligue 1 terhenti pada pekan ke-27 (pekan 28 dalam kasus Liga Inggris). Opsi kedua, melakukan mid-point, atau mengambil poin hanya dari perjumpaan pertama antara dua tim. Pilihan ketiga adalah point ratio, yakni membagi jumlah poin dengan jumlah pertandingan, guna memberi keadilan bagi yang bertanding lebih sedikit, PSG dan Strasbourg.

Advertisement
Pulsa Gratis
Pulsa Gratis
RatuCasino77
RatuCasino77

Opsi pertama dan ketiga, akan memperlihatkan urutan yang sama. Liverpool ranking pertama, diikuti oleh berturut-turut Manchester City, Leicester City, Chelsea, Manchester United, Wolves, Sheffield United, Tottenham Hotspur, Arsenal dan Burnley pada posisi ke-10.

Namun opsi kedua, mid-point atau mengambil poin dari setengah musim pertama saja, ternyata menyebabkan Manchester City, Wolves dan Arsenal adalah tiga tim yang paling dirugikan. Namun tim biru Leicester City beruntung dengan perhitungan seperti itu. Urutan yang akan terjadi dengan skenario mid-point adalah sebagai berikut:

  1. Liverpool 55 poin, selisih gol +31
  2. Leicester City 42, +28
  3. Manchester City 41, +32
  4. Chelsea 35, +9
  5. Manchester United 28, +6
  6. Sheffield United 28, +4
  7. Tottenham 27, +6
  8. Wolves 27, +3
  9. Newcastle 25, -7
  10. Crystal Palace 24, -5
  11. Burnley 24, -8
  12. Brighton 23, -3
  13. Arsenal 23, -4

Hal ini terjadi karena Leicester City meraih 39 poin sampai dengan setengah musim tanggal 27 Desember, sementara skuad Pep Guardiola hanya 38 poin, gara-gara sejumlah kekalahan terjadi melawan Wolves, Manchester United, Liverpool, dan Norwich City.

Tim lain yang menderita jika Liga Inggris mengadopsi skenario Liga Prancis ini adalah Wolves dan Arsenal. Pasukan asuhan Nuo Espirito Santo tadinya duduk pada peringkat 6 klasemen berkat penampilan hebat setelah setengah musim berakhir, tapi merosot hanya duduk di posisi kedelapan dengan pendekatan ini. Demikian juga Arsenal merosot dari posisi 9 ke 13.