Gilabola.com – Persaingan gelar Premier League antara Arsenal dan Manchester City diprediksi berlangsung hingga pekan terakhir.
The Gunners saat ini unggul tiga poin, tetapi sudah memainkan satu laga lebih banyak dibanding tim asuhan Pep Guardiola.
Jika kedua tim mampu menyapu bersih seluruh laga tersisa, maka poin mereka akan sama. Situasi itu bisa membuat penentuan juara bergantung pada selisih gol atau bahkan jumlah gol yang dicetak.
Namun, jika salah satu terpeleset dan kehilangan poin, peluang juara bisa langsung berubah.
Kapan Paling Cepat Arsenal Bisa Juara?
Secara matematis, peluang tercepat Arsenal mengunci gelar bisa terjadi pada 13 Mei WIB, bergantung pada hasil pertandingan City saat menghadapi Crystal Palace.
Skenarionya, The Citizens harus kalah dalam dua laga sebelumnya, yakni saat bertandang ke Everton pada 4 Mei WIB dan menjamu Brentford pada 9 Mei.
Di sisi lain, Meriam London wajib meraih kemenangan saat menghadapi Fulham pada 2 Mei dan ketika bertandang ke West Ham pada 10 Mei.
Jika kondisi tersebut terjadi, City akan tertinggal sembilan poin dengan jumlah pertandingan tersisa yang sama.
Apabila mereka kembali gagal menang saat menghadapi Palace, baik kalah maupun imbang, maka perebutan gelar akan langsung selesai secara hitungan matematis.
Meski begitu, skenario ini masih bergantung pada banyak kemungkinan.
Kapan Paling Cepat Manchester City Bisa Juara?
Situasi ini merupakan kebalikan dari peluang Arsenal.
City bisa memastikan gelar paling cepat pada 18 Mei, bergantung pada hasil yang didapat Arsenal.
Skenarionya, The Gunners harus kalah dalam dua laga melawan Fulham dan West Ham.
Sementara itu, City berhasil memenangkan tiga pertandingan mereka, yakni melawan Everton, Brentford, dan Palace, termasuk satu laga tunda.
Jika itu terjadi, Arsenal akan tertinggal enam poin saat menghadapi Burnley pada 18 Mei WIB, yang merupakan laga kedua terakhir mereka. Jika mereka kembali gagal menang, gelar otomatis menjadi milik City.
Bahkan jika City hanya meraih satu hasil imbang dan dua kemenangan dari tiga laga tersebut, selisih poin menjadi empat. Dalam kondisi itu, kekalahan Arsenal dari Burnley tetap cukup untuk memastikan City menjadi juara.
Bisakah Gelar Ditentukan di Depan Pendukung Sendiri?
Dalam sepak bola, segala kemungkinan bisa terjadi. Namun skenario di atas mengharuskan salah satu tim papan atas mengalami kekalahan beruntun di fase krusial musim.
Hal itu juga berpotensi membuat tim juara tidak bisa merayakan gelar di pertandingan mereka sendiri.
Arsenal masih memiliki peluang mengunci gelar di kandang pada 18 Mei, tepatnya di pekan ke-37. Sebaliknya, jika City memastikan gelar pada pekan tersebut, mereka melakukannya saat bertandang ke Bournemouth pada 19 Mei.
Pada pekan terakhir, City akan bermain di kandang melawan Aston Villa, sementara Arsenal harus bertandang ke markas Crystal Palace.
Skenario Penentuan di Pekan Terakhir
Jika Arsenal menang atas Fulham dan West Ham, mereka akan mengoleksi 79 poin dari 36 pertandingan.
Agar bisa memastikan gelar saat menjamu Burnley pada 18 Mei, mereka membutuhkan City hanya meraih tiga hingga lima poin dari tiga laga sebelumnya.
Dengan kondisi tersebut, Arsenal berpeluang mengunci gelar di hadapan pendukung sendiri setelah peluit akhir berbunyi.
Jika City meraih poin lebih banyak, perebutan gelar akan berlanjut. Jika lebih sedikit, juara sudah dipastikan bahkan sebelum pertandingan di Emirates dimainkan, meskipun atmosfer perayaan tetap terasa.
Di sisi lain, City baru bisa memastikan gelar di kandang sendiri pada pekan terakhir, karena pada pekan ke-37 mereka harus bertandang ke Bournemouth. Mereka tetap bisa juara pada laga itu, tetapi dirayakan bersama pendukung tandang.
Jika persaingan berlanjut hingga laga terakhir, City berpeluang mengunci gelar di kandang saat menghadapi Aston Villa. Sementara itu, jika Arsenal yang juara pada hari terakhir, mereka harus merayakannya di markas Crystal Palace bersama suporter tandang.

