Soal Harry Kane, Dimitar Berbatov : Saya Dulu Nggak Pakai Ngambek Latihan, Lho!

Gilabola.com – Dimitar Berbatov, yang pernah meninggalkan Tottenham Hotspur untuk memenangkan trofi bersama Manchester United, angkat bicara soal situasi penyerang Inggris Harry Kane di London Utara.

Dimitar Berbatov menegaskan bahwa sikap Harry Kane dengan tidak menghadiri sesi latihan adalah sesuatu yang tidak dapat dibenarkan, mengatakan bahwa dia dulu tidak pernah mogok latihan untuk memaksakan kepindahannya dari Tottenham Hotspur.

Sudah dua hari ini striker berusia 28 tahun telah mangkir dari sesi latihan klub padahal dia seharusnya sudah melapor ke fasilitas pelatihan Spurs pada awal pekan ini pasca menyelesaikan masa liburannya pasca Euro 2020.

Advertisement
QQCepat
QQCepat
Totobet
Totobet
978Bet
978Bet

Harry Kane melakukan aksi mogok latihan karena menganggap bahwa Daniel Levy menghalangi kepindahannya ke Manchester City, padahal mereka memiliki ‘kesepakatan jantan’ pada tahun lalu bahwa sang pemain akan diberi izin untuk pergi di bursa transfer musim panas ini.

Sementara itu, Dimitar Berbatov pernah memiliki situasi yang hampir sama di masa lalu saat dia menginginkan kepindahan dari Tottenham Hotspur untuk bisa memenangi trofi, dan akhirnya menyegel kepindahan ke Manchester United pada 2008 senilai Rp 660 Milyar.

Sebelum kepindahan itu, striker legendaris Bulgaria itu sempat melewatkan dua pertandingan pada awal musim 2008/2009 untuk mendorong perpindahan ke Old Trafford, tapi menegaskan bahwa mangkir dari sesi latihan adalah sikap yang tidak bisa dibenarkan.

“Saya terkejut. Saya tidak berpikir itu cara yang benar. Saya tidak pernah memboikot sesi latihan,” tegas mantan Spurs itu kepada SunSport. “Saya tidak bermain di dua pertandingan. Sulit bagi saya untuk mengakuinya, tetapi saya menemukan kekuatan untuk mengatakan, ‘Jika saya bermain, pikiran saya tidak akan ada di sana, jadi saya akan menghalangi rekan satu tim saya untuk melakukan pekerjaan mereka’.

“Tapi latihan itu mudah. Itu di balik pintu tertutup, sebagian besar rekan satu tim akan memahami Anda, dan akan mudah untuk melepaskan stres dengan olok-olok dan lelucon. Saya harap Harry melanjutkan latihan, kemudian bagian yang sulit dan menarik datang – pertandingan. Saya ingin situasinya diselesaikan lebih cepat, karena saya tidak ingin melihatnya memboikot pertandingan.”

AHABET
AHABET
HKINDO
HKINDO