Solskjaer Ambil Tanggung Jawab Atas Kekalahan Memalukan Manchester United

Manajer Ole Gunnar Solskjaer angkat bicara usai kekalahan memalukan Manchester United di kandang sendiri dalam kekalahan lima gol tanpa balas melawan Liverpool di Old Trafford pada Minggu (24/10) malam WIB.

Ole Gunnar Solskjaer mengakui bahwa ini adalah hari terberat baginya saat melihat Liverpool meraih kemenangan terbesar dalam sejarah mereka melawan Manchester United di Old Trafford, mengatakan bahwa dia bertanggung jawab atas hasil buruk timnya.

Itu adalah pembantaian di The Theatre of Dreams, saat ribuan fans tuan rumah bahkan sudah berduyun-duyun meninggalkan stadion di babak pertama lantaran Cristiano Ronaldo dan kawan-kawan sudah tertinggal empat gol melalui gol-gol Naby Keita, Diogo Jota, dan brace Mohamed Salah.

Advertisement
QQCepat
QQCepat
Totobet
Totobet
978Bet
978Bet

Bahkan penyerang internasional Mesir itu kemudian menambahkan gol ketiganya hanya lima menit setelah jeda, membuat Manchester United menderita kekalahan terberat mereka di kandang dari Liverpool, sementara itu untuk pertama kalinya mereka kalah telak dengan 5+ gol tanpa mencetak gol di kandang sejak Februari 1955 (0-5 vs Manchester City).

Manajer Ole Gunnar Solskjaer, yang kini mendapatkan desakan pemecatan yang semakin kuat dari fans The Red Devils, mengakui bahwa ini adalah hari terburuknya dan mengambil tanggung jawab atas kekalahan memalukan timnya melawan pasukan Jurgen Klopp.

Dia berkata seperti dikuti via BBC, “Tidak mudah untuk mengatakan sesuatu selain itu adalah hari tergelap saya memimpin para pemain ini. Kami tidak cukup baik secara individu dan sebagai sebuah tim, tidak bisa memberi tim seperti Liverpool peluang itu, tapi sayangnya kami melakukannya. Seluruh penampilan tidak cukup bagus. Kami menciptakan peluang, mereka memiliki peluang dan mereka klinis. Gol ketiga menentukan pertandingan.”

“Tanggung jawab ini milik saya, itu saja. Staf pelatih sangat, sangat bagus, brilian. Saya memilih cara kami mendekati pertandingan ini, kami tidak cukup klinis dan memberi terlalu banyak ruang dan ketika Anda memberi pemain bagus ruang, mereka mencetak gol.”

AHABET
AHABET
HKINDO
HKINDO